7 Cara Meningkatkan Kesehatan Pencernaan, Hindari Konsumsi Makanan Jenis Ini
Yurika NendriNovianingsih February 12, 2026 03:32 PM

TRIBUNNEWS.COM - Sistem pencernaan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Melalui proses pencernaan, makanan yang dikonsumsi akan diuraikan menjadi zat gizi yang dibutuhkan untuk energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel.

Ketika sistem pencernaan bekerja dengan baik, tubuh dapat menyerap nutrisi secara optimal dan membuang sisa metabolisme dengan lancar.

Sebaliknya, gangguan pada pencernaan dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti perut kembung, sembelit, diare, hingga nyeri lambung.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan pencernaan merupakan langkah penting untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik.

Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memilih makanan dan minuman yang tepat.

Dengan menerapkan pola makan yang tepat dan mengenali kebutuhan tubuh Anda, kesehatan pencernaan dapat terjaga dengan lebih baik.

Berikut sejumlah cara untuk mendukung kesehatan pencernaan:

1. Perbanyak Asupan Serat untuk Mencegah Sembelit

Serat berperan penting dalam melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Kebutuhan serat harian orang dewasa umumnya sekitar 30 gram per hari.

Sumber serat yang baik meliputi:

  • Roti gandum utuh

Baca juga: Mengapa Tubuh Membutuhkan Serat? Ini 4 Manfaat Utamanya bagi Kesehatan

  • Beras merah
  • Buah dan sayuran segar
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian dan gandum utuh. 

Jika konsumsi sereal atau biji-bijian menyebabkan kembung atau memperburuk gejala sindrom iritasi usus, Anda dapat memperoleh serat dari buah dan sayuran sebagai alternatif.

2. Cukupi Kebutuhan Cairan Setiap Hari

Asupan cairan yang cukup membantu serat bekerja secara optimal.

Air membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Biasakan minum segelas air setiap kali makan untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Sebaiknya batasi minuman berkafein karena dapat memicu peningkatan asam lambung pada sebagian orang.

3. Batasi Konsumsi Makanan Berlemak

Makanan tinggi lemak seperti gorengan, makanan cepat saji, dan camilan berminyak cenderung lebih sulit dicerna.

Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut dan sensasi panas di dada.

Sebagai gantinya, pilihlah:

  • Daging tanpa lemak
  • Ikan
  • Susu rendah lemak (skim atau semi-skim)
  • Metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dibandingkan menggoreng

4. Kurangi Makanan Pedas 

Tidak semua orang sensitif terhadap makanan pedas. Namun, bagi sebagian orang, cabai, bawang putih, dan bawang merah dapat memicu mulas, nyeri perut, atau diare.

Jika Anda menyadari makanan pedas memperburuk kondisi pencernaan, sebaiknya batasi atau hindari konsumsinya, terutama jika Anda memiliki riwayat mulas atau sindrom iritasi usus.

5. Pilih Minuman yang Ramah untuk Lambung

Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Selain itu, minuman berkarbonasi juga dapat menyebabkan perut kembung.

Untuk menjaga kesehatan pencernaan, pilihlah:

  • Air putih
  • Teh herbal
  • Susu rendah lemak

Jika sulit menghindari kopi atau teh, batasi konsumsinya hingga 1–2 cangkir per hari.

7. Konsumsi Probiotik

Probiotik dikenal sebagai “bakteri baik” yang membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam usus.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu meredakan gejala sindrom iritasi usus.

Jika ingin mencoba suplemen probiotik, konsumsilah secara rutin selama minimal empat minggu untuk melihat manfaatnya.

Namun, bagi individu dengan kondisi medis tertentu atau sistem kekebalan tubuh yang lemah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.