Ada Aguan, Inilah Daftar 5 Konglomerat Lengkap Dengan Gurita Bisnis, Dipanggil Prabowo ke Hambalang
Refly Permana February 12, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan lima konglomerat papan atas Indonesia di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (10/2/2026).

Kelima tokoh yang hadir merupakan pilar utama ekonomi nasional dan masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. 

Lima konglomerat yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang yakni sebagai berikut :

Baca juga: Golkar Dukung Prabowo Dua Periode, Soal Wakil belum Tentu Gibran : Masih Jauh

  • Prajogo Pangestu: Pemilik Barito Pacific Group.
  • Sugianto Kusuma (Aguan): Pemilik Agung Sedayu Group.
  • Garibaldi 'Boy' Thohir: Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO).
  • Anthoni Salim: Nakhoda Salim Group.
  • Franky Oesman Widjaja: Bos Sinarmas Group.

Total Kekayaan Fantastis Lima Naga RI

Bukan sekadar pengusaha biasa, kelima tokoh ini menguasai aset senilai ribuan triliun rupiah. Berikut estimasi kekayaan mereka:

  • Prajogo Pangestu: Orang terkaya nomor satu di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 39,8 miliar (sekitar Rp571 triliun).
  • Franky Oesman Widjaja & Family: Mencatatkan kekayaan US$ 28,3 miliar (sekitar Rp337 triliun).
  • Anthoni Salim & Keluarga: Memiliki kekayaan US$ 13,6 miliar (sekitar Rp272 triliun).
  • Boy Thohir & Keluarga: Mengantongi kekayaan senilai US$ 9,8 miliar.
  • Sugianto Kusuma (Aguan): Terakhir dilaporkan memiliki kekayaan pribadi berkisar Rp42,73 triliun.

Daftar Perusahaan dan Emiten Raksasa di Balik 5 Konglomerat

1. Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group)

Prajogo menguasai sektor petrokimia dan energi terbarukan melalui sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia (BEI):

  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Holding utama.
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Raksasa petrokimia.
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Pemain utama panas bumi (Star Energy).
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) & PT Petrosea Tbk (PTRO): Sektor tambang dan jasa konstruksi.

2. Sugianto Kusuma/Aguan (Agung Sedayu Group)

Raja properti yang fokus pada pembangunan kota mandiri dan kawasan komersial elit:

  • Proyek Utama: PIK 2, Golf Island, District 8, dan Mall of Indonesia.
  • Lini Bisnis: Green Lake City, Puri Mansion, Senayan Golf Residence, dan Grand Galaxy City.

3. Garibaldi 'Boy' Thohir (Adaro Group)

Adaro kini bertransformasi menjadi perusahaan energi terintegrasi dengan 8 pilar bisnis:

  • Adaro Mining: PT Adaro Indonesia (AI) dan Adaro Metcoal.
  • Adaro Minerals (ADMR): Fokus pada batu bara metalurgi dan smelter aluminium.
  • Adaro Power & Logistics: Mengelola pembangkit listrik (PLTU & Surya) serta armada angkutan laut (MBP).

4. Anthoni Salim (Salim Group)

Gurita bisnis dari hulu ke hilir, mulai dari mie instan hingga tambang mineral:

  • Konsumsi & Agribisnis: Indofood (INDF), ICBP, dan Bogasari.
  • Ritel: Indomaret (DNET), Indogrosir, dan KFC Indonesia (FAST).
  • Energi & Tambang: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

5. Franky Oesman Widjaja (Sinarmas Group)

Konglomerasi dengan pilar bisnis paling beragam di Indonesia:

  • Energi & Properti: PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan Bumi Serpong Damai (BSDE).
  • Kertas: Indah Kiat (INKP) dan Tjiwi Kimia (TKIM).
  • Keuangan & Agribisnis: Bank Sinarmas (BSIM) dan PT Smart Tbk (SMAR).

Pasar Merespons Positif: IHSG 'Rebound' ke Level 8.261

Pertemuan di Hambalang ini tampaknya memberikan "angin segar" bagi pasar modal. Sehari setelah pertemuan, Rabu (11/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam 130 poin (1,60 persen) ke level 8.261.

Ketua Kadin Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras, menilai penguatan ini adalah bukti kembalinya kepercayaan investor.

"Pasar merespons cepat komunikasi Presiden dengan pelaku usaha. Ini sinyal bahwa stabilitas ekonomi dan kebijakan nasional ke depan dipercaya oleh pasar," pungkas Andi Iwan dikutip dari Tribun Timur.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi erat antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa kepemimpinan Prabowo.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.