SRIPOKU.COM - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan lima konglomerat papan atas Indonesia di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (10/2/2026).
Kelima tokoh yang hadir merupakan pilar utama ekonomi nasional dan masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
Lima konglomerat yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang yakni sebagai berikut :
Baca juga: Golkar Dukung Prabowo Dua Periode, Soal Wakil belum Tentu Gibran : Masih Jauh
Total Kekayaan Fantastis Lima Naga RI
Bukan sekadar pengusaha biasa, kelima tokoh ini menguasai aset senilai ribuan triliun rupiah. Berikut estimasi kekayaan mereka:
Daftar Perusahaan dan Emiten Raksasa di Balik 5 Konglomerat
1. Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group)
Prajogo menguasai sektor petrokimia dan energi terbarukan melalui sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia (BEI):
2. Sugianto Kusuma/Aguan (Agung Sedayu Group)
Raja properti yang fokus pada pembangunan kota mandiri dan kawasan komersial elit:
3. Garibaldi 'Boy' Thohir (Adaro Group)
Adaro kini bertransformasi menjadi perusahaan energi terintegrasi dengan 8 pilar bisnis:
4. Anthoni Salim (Salim Group)
Gurita bisnis dari hulu ke hilir, mulai dari mie instan hingga tambang mineral:
5. Franky Oesman Widjaja (Sinarmas Group)
Konglomerasi dengan pilar bisnis paling beragam di Indonesia:
Pasar Merespons Positif: IHSG 'Rebound' ke Level 8.261
Pertemuan di Hambalang ini tampaknya memberikan "angin segar" bagi pasar modal. Sehari setelah pertemuan, Rabu (11/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam 130 poin (1,60 persen) ke level 8.261.
Ketua Kadin Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras, menilai penguatan ini adalah bukti kembalinya kepercayaan investor.
"Pasar merespons cepat komunikasi Presiden dengan pelaku usaha. Ini sinyal bahwa stabilitas ekonomi dan kebijakan nasional ke depan dipercaya oleh pasar," pungkas Andi Iwan dikutip dari Tribun Timur.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi erat antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa kepemimpinan Prabowo.***