Radang Tenggorokan dan Sesak Napas Kerap Muncul? Pendekatan Alami Jadi Bagian Gaya Hidup Sehat
Content Writer February 12, 2026 09:32 PM

TRIBUNNEWS.COM - Radang tenggorokan dan sesak napas kerap dianggap sebagai keluhan ringan yang akan hilang dengan sendirinya. Banyak orang mengalaminya saat cuaca berubah, setelah terlalu banyak berbicara, terpapar polusi, atau ketika kondisi tubuh sedang menurun. Meski terlihat sepele, keluhan ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika terjadi berulang.

Radang tenggorokan umumnya ditandai dengan rasa perih, kering, atau tidak nyaman saat menelan. Sementara itu, sesak napas sering dirasakan sebagai napas yang lebih pendek, dada terasa berat, atau tubuh cepat lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan. Kedua kondisi ini kerap berkaitan dengan daya tahan tubuh dan keseimbangan kondisi tubuh secara keseluruhan.

Keluhan pada tenggorokan dan pernapasan tidak selalu disebabkan oleh infeksi. Faktor seperti kelelahan, stres, kurang istirahat, paparan asap dan debu, hingga tubuh yang kurang fit dapat memperparah rasa tidak nyaman pada saluran napas. Saat tubuh mengalami stres oksidatif dan peradangan ringan yang berlangsung terus-menerus, saluran pernapasan menjadi lebih sensitif. Akibatnya, tenggorokan mudah terasa perih dan napas terasa tidak lega, terutama saat beraktivitas atau pada malam hari.

Dalam kondisi tertentu, penggunaan obat memang dibutuhkan untuk membantu meredakan radang tenggorokan atau melegakan napas. Obat umumnya bekerja cepat pada gejala yang dirasakan. Namun, penggunaan obat biasanya bersifat sementara dan berfokus pada keluhan yang muncul. Karena itu, selain mengandalkan obat saat diperlukan, menjaga kondisi tubuh secara menyeluruh juga menjadi bagian penting agar keluhan tidak mudah kambuh.

Daya tahan tubuh yang baik, metabolisme yang seimbang, serta asupan nutrisi yang cukup berperan besar dalam membantu tubuh menghadapi berbagai pemicu gangguan pernapasan sehari-hari. Pendekatan berbasis bahan alami pun kerap dipilih sebagai pendukung kesehatan jangka panjang. Tujuannya bukan untuk menggantikan pengobatan, melainkan membantu tubuh tetap seimbang agar saluran napas dan tenggorokan tidak mudah mengalami iritasi berulang.

Bahan alami yang mengandung antioksidan dan nutrisi pendukung dinilai berperan dalam membantu tubuh mengurangi stres oksidatif, menjaga daya tahan, serta mendukung proses pemulihan alami. Dengan kondisi tubuh yang lebih prima, keluhan seperti radang tenggorokan dan sesak napas ringan dapat lebih terkendali dalam aktivitas sehari-hari.

Pendekatan tersebut juga dihadirkan melalui Gomina, minuman kesehatan berbentuk serbuk yang mengombinasikan spirulina biru, temulawak, dan susu kambing etawa. Spirulina biru dikenal sebagai sumber antioksidan yang membantu tubuh menghadapi stres oksidatif akibat polusi dan aktivitas padat. Temulawak secara tradisional digunakan untuk membantu menjaga kebugaran dan membantu tubuh menghadapi peradangan ringan. Sementara itu, susu kambing etawa berfungsi sebagai sumber nutrisi dasar yang mendukung energi dan daya tahan tubuh, serta dikenal relatif lebih mudah dicerna dan tidak memberikan rasa berat di tenggorokan bagi sebagian orang.

Adhi Krisyasuda, Vice President Commercial PT Net Commerce Asia, menyampaikan bahwa pengembangan Gomina berangkat dari kebutuhan konsumen akan pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam menjaga kenyamanan pernapasan dan tenggorokan di tengah gaya hidup modern.

“Kami melihat banyak orang sering menghadapi keluhan seperti radang tenggorokan atau napas yang terasa tidak nyaman akibat aktivitas padat dan paparan lingkungan. Karena itu, Gomina dikembangkan sebagai pendekatan berbasis nutrisi alami yang dapat dikonsumsi rutin untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh dari dalam,” ujar Adhi.

Ia menambahkan bahwa Gomina tidak diposisikan sebagai solusi instan, melainkan sebagai bagian dari kebiasaan menjaga kesehatan jangka panjang.

“Gomina kami hadirkan sebagai pendamping gaya hidup sehat, bukan pengganti pengobatan. Dengan konsumsi rutin dan pola hidup yang lebih seimbang, kami berharap tubuh dapat tetap lebih siap menghadapi aktivitas sehari-hari tanpa mudah terganggu oleh keluhan pada pernapasan dan tenggorokan,” tambahnya.

Gomina telah terdaftar di BPOM (MD 271182007600041) dan bersertifikat Halal MUI, serta dirancang agar praktis dikonsumsi sebagai bagian dari rutinitas harian.

Pada akhirnya, menjaga pernapasan dan tenggorokan yang nyaman bukan hanya soal meredakan keluhan saat muncul, tetapi tentang merawat tubuh secara konsisten. Pola hidup seimbang, istirahat cukup, menghindari paparan polusi berlebih, serta dukungan nutrisi yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup agar tetap optimal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.