Kurma untuk Buka Puasa Kaya akan Manfaat, Berikut Tips Mengkonsumsinya
Ayu Miftakhul Husna February 12, 2026 09:32 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Berbuka puasa terasa kurang lengkap tanpa kurma.

Selain memberikan rasa manis yang segar setelah seharian berpuasa, buah ini menyimpan banyak khasiat penting bagi tubuh.

Tidak heran jika kurma jadi camilan andalan saat waktu berbuka tiba.

Tidak hanya memenuhi energi yang hilang, tetapi juga mendukung kesehatan secara umum.

1. Membantu Mengatur Gula Darah

Meskipun rasanya manis, indeks glikemik kurma tergolong rendah sampai sedang, sehingga tubuh tidak mengalami lonjakan gula darah yang drastis setelah makan.

Ini membuat kurma menjadi pilihan takjil yang lebih aman dibandingkan makanan tinggi gula olahan, terutama jika dikonsumsi dalam porsi wajar.

2. Kaya Antioksidan yang Melindungi Tubuh

Kurma mengandung berbagai antioksidan kuat seperti polifenol yang membantu menurunkan peradangan, melindungi sel dari kerusakan oksidatif, serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Antioksidan juga dapat membantu tubuh melawan efek stres oksidatif yang meningkat saat berpuasa.

Selain manfaat kesehatan di atas, kurma merupakan sumber gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh, sehingga membantu memulihkan energi secara cepat setelah berpuasa.

Hal ini membuatnya jadi pilihan yang efektif sebelum melanjutkan makan besar saat berbuka.

3. Membantu Pencernaan Tetap Lancar

Kurma dikenal kaya akan serat alami, zat yang penting bagi sistem pencernaan.

Serat membantu memperlancar gerak usus, mencegah sembelit, dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama setelah berbuka.

Ini sangat membantu setelah berjam-jam perut kosong.

4. Sumber Mineral Penting untuk Tubuh

Buah kurma memiliki beragam mineral esensial seperti kalium, magnesium, dan fosfor yang mendukung fungsi tubuh yang normal.

Mineral-mineral ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, fungsi otot, dan juga mendukung fungsi sistem saraf.

5. Baik untuk Kesehatan Usus

Kurma mengandung senyawa seperti serat larut dan prebiotik alami yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus.

Kondisi usus yang sehat tidak hanya mendukung proses pencernaan, tetapi juga berkontribusi pada daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Baca juga: Hati-Hati Kurma Palsu! Begini Cara Membedakan yang Asli

 Tips konsumsi: Cobalah makan 2–4 butir kurma saat berbuka agar tubuh mendapat energi cepat dan sistem pencernaan siap menerima makanan berikutnya. Tetap imbangi dengan asupan air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.