TRIBUNNEWS.COM - Dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 untuk SD/MI Kelas VI, peserta didik diajak menelusuri kekayaan kearifan lokal sebagai fondasi persatuan bangsa.
Pada materi ini, budaya dan tradisi diposisikan sebagai sumber nilai yang membentuk karakter sosial, mulai dari gotong royong, rasa hormat, hingga identitas daerah.
Siswa tidak sekadar membaca informasi, tetapi diarahkan untuk mengamati, menanya, dan meneliti langsung praktik budaya di lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi kontekstual dan bermakna.
Melalui pendekatan penyelidikan, peserta didik berperan sebagai peneliti muda yang mengumpulkan data, menelusuri sumber literatur, serta menyusun temuan secara runtut.
Proses ini melatih keterampilan literasi informasi, berpikir kritis, dan kemampuan menyajikan data dalam bentuk visual agar mudah dipahami.
Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa menegaskan bahwa setiap tradisi memiliki latar waktu, tempat asal, tujuan, pelaku, perlengkapan, serta nilai kearifan lokal yang relevan bagi kehidupan modern.
Dengan memahami unsur-unsur tersebut, siswa diharapkan mampu melihat budaya sebagai sistem nilai yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Salah satu aktivitas kunci terdapat pada bagian Ayo, Menyelidiki di halaman 93, di mana siswa diminta melakukan studi literatur terhadap satu tradisi pilihan dan menyajikannya dalam bentuk infografis.
Tugas ini dirancang untuk mengasah kemampuan riset sederhana, pengolahan informasi, serta komunikasi visual.
Materi ini bersumber dari buku IPAS Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 Kelas VI karya Amalia Fitri dkk yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Berikut ini adalah kunci jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 93 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi bagian Ayo, Menyelidiki yang dapat digunakan sebagai bahan pendamping belajar agar proses pembelajaran lebih terarah, aplikatif, dan menumbuhkan apresiasi siswa terhadap budaya dan tradisi di sekitarnya.
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 85 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Uji Kompetensi
Kamu sudah memiliki 4 budaya dan tradisi yang masih dipraktikkan di lingkunganmu.
Sekarang, waktunya kamu meninjau lebih dalam, tradisi dan budaya tersebut.
1. Lakukan penyelidikan ini secara individu!
2. Pilihlah satu dari empat tradisi dan budaya yang sudah dipilih kelompok. Lakukan kesepakatan agar setiap anggota kelompok memilih budaya atau tradisi yang berbeda!
3. Lakukan studi literatur untuk menemukan informasi-informasi berikut.
a. Kapan budaya atau tradisi ini dilakukan?
b. Di mana asal budaya atau tradisi itu dilakukan?
c. Apa bentuk budaya atau tradisi tersebut?
d. Apa tujuan dilakukannya budaya atau tradisi?
e. Siapa yang terlibat di dalamnya?
f. Bagaimana prosesi budaya atau tradisi tersebut dilakukan?
g. Apa saja yang digunakan dalam pelaksanaan budaya atau tradisi ini? (Misalnya: alat yang digunakan, alat musik, makanan, dan pakaian)
h. Mengapa budaya atau tradisi tersebut masih dipraktikkan di masyarakat?
i. Apa nilai kearifan lokal yang ada di dalamnya?
Jika memungkinkan, kamu dapat menggunakan media digital yang ada di sekolahmu untuk menemukan semua informasi tersebut. Jangan lupa untuk meminta pendampingan dari guru saat kamu melakukannya.
4. Buatlah infografis yang menarik dari informasi yang sudah berhasil dikumpulkan!
a. Kapan budaya atau tradisi ini dilakukan?
Dilaksanakan saat ada upacara kremasi jenazah umat Hindu, waktunya ditentukan berdasarkan perhitungan hari baik menurut adat dan agama Hindu.
b. Di mana asal budaya atau tradisi itu dilakukan?
Berasal dari Pulau Bali.
c. Apa bentuk budaya atau tradisi tersebut?
Upacara adat dan keagamaan berupa kremasi atau pembakaran jenazah.
d. Apa tujuan dilakukannya budaya atau tradisi?
Untuk menyucikan roh orang yang meninggal agar dapat kembali ke alam asal dan memperoleh ketenangan.
e. Siapa yang terlibat di dalamnya?
Keluarga almarhum, pemangku atau pendeta Hindu, warga desa adat, serta masyarakat sekitar.
f. Bagaimana prosesi budaya atau tradisi tersebut dilakukan?
Jenazah dibuatkan wadah khusus (bade/lembu), diarak, didoakan, lalu dikremasi. Setelah itu abu dihanyutkan ke laut atau sungai.
g. Apa saja yang digunakan dalam pelaksanaannya?
h. Mengapa budaya atau tradisi ini masih dipraktikkan?
Karena merupakan kewajiban keagamaan, warisan leluhur, dan bagian penting dari kepercayaan masyarakat Hindu Bali.
i. Apa nilai kearifan lokal di dalamnya?
Nilai religius, penghormatan kepada leluhur, kebersamaan keluarga, dan gotong royong masyarakat adat.
Disclaimer:
(Tribunnews.com/Farra)