Pertanyaan:
dr. Ivana, mengapa dua kondisi yaitu ketombe dan psoriasis masih sering tertukar atau dianggap sama?
Wulan, Salatiga.
dr. Ivana Tansil, Sp.DVE yang merupakan Dokter Spesialis Dermatologi, Venerologi dan Estetika Menjawab:
Dari manifestasi klinis atau tampilannya, kedua kondisi ini hampir mirip, terutama pada psoriasis fase awal.
Pada fase awal, psoriasis hanya memberikan manifestasi berupa serpihan-serpihan saja, sama seperti ketombe, sehingga sulit untuk dibedakan.
Ketombe pada fase awal biasanya ditandai dengan gatal yang ringan.
Baca juga: 8 Bahan Alami untuk Atasi Masalah Ketombe, Ada Minyak Kelapa hingga Lidah Buaya
Sedangkan pada psoriasis, gatal yang ditemukan akan lebih intens dan kadang disertai dengan rasa perih, rasa terbakar, dan rasa seperti digigit semut api.
Kondisi ini bisa memengaruhi aktivitas sehari-hari pasien.
Untuk memahami perbedaan antara ketombe dan psoriasis lebih lanjut, simak podcast kesehatan berikut ini.
Baca juga: 7 Solusi Mengatasi Rambut Rontok dengan Bahan Alami, Ampuh dan Efektif
Perbedaan Ketombe dan Psoriasis dari Segi Gejala
Ketombe merupakan kondisi umum kulit kepala yang ditandai dengan pengelupasan sel kulit mati secara berlebihan, menghasilkan serpihan putih atau kuning yang sering disertai rasa gatal.
Kondisi ini tidak menular ataupun berbahaya jika terjadi.
Gangguan ini juga dapat terjadi karena penyakit lain yang mendasarinya, seperti dermatitis seborik, eksim, dan infeksi jamur.
Ketombe bisa diatasi dengan sampo atau salep kepala.
Sedangkan psoriasis pada kulit kepala dapat menyebabkan rasa gatal yang cukup parah dan kulit menjadi sangat kering hingga pecah serta berdarah.
Gangguan yang terjadi pada kulit kepala ini dapat menyebar dari kulit kepala hingga ke wajah.
Jika Anda mengalami perdarahan pada kulit kepala, segera dapatkan perawatan medis karena kemungkinan besar disebabkan oleh psoriasis.
Baca juga: 6 Fakta Penggunaan Tea Tree Oil Bagus untuk Kesehatan Kulit dan Rambut
Profil dr. Ivana Tansil, Sp.DVE
dr. Ivana Tansil, Sp.D.V.E adalah seorang dokter spesialis kulit yang memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang perawatan kulit dan kecantikan.
Pengalaman dr. Ivana dalam menangani berbagai masalah kulit serta antusiasmenya terhadap dunia kecantikan menjadikannya sosok profesional yang selalu berusaha memberikan solusi terbaik bagi pasien.
dr. Ivana menyelesaikan pendidikan dokter spesialis dermatologi dan venereologi (Sp.D.V.E) di Jose R Reyes Memorial Medical Center, Filipina.
Baca juga: 5 Fakta Air Beras untuk Kesehatan Rambut, Bantu Cegah Kerusakan Rambut
Beliau kemudian mengikuti Program Adaptasi Dokter Spesialis di Universitas Sebelas Maret Surakarta.
dr. Ivana aktif menjadi anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Indonesia.
Selain itu, dr. Ivana juga aktif memberikan edukasi kesehatan, khususnya kesehatan kulit sebagai narasumber di TribunHealth.
dr. Ivana berpraktik di RSUP Surakarta, jika ingin berkonsultasi dengan dr. Ivana, silahkan mengunjungi laman Instagram @rsupsurakarta untuk mengetahui jadwal praktiknya.
Baca juga: Kekurangan 6 Vitamin Jenis Ini Bisa Menyebabkan Rambut Rontok, Apa Saja?
(Tribunhealth.com)