BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJAR- Seratusan ibu-ibu tampak berkumpul di Hotel Holiday Inn Express & Suites Banjarmasin, pada Jumat (13/2/2026) pagi. Mereka terlihat ceria usai mendapat pelayanan KB di hotel tersebut.
Rahmi, warga Mandarsari, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, mengaku senang dengan layanan KB gratis yang sangat membantu masyarakat ini.
"Apalagi layanan KB ini gratis. Saya tadi pasang implant yang dapat mencegah kehamilan selama tiga tahun," ujarnya.
Sebelumnya Rahmi ber-KB dengan cara obat minum. Dengan implant maka ia tak perlu rutin minum obat lagi.
"Tadi saat dipasang memang ada sakit sedikit. Tapi tak apa, manfaatnya bagus," ujar ibu dari tiga anak ini.
Baca juga: Pelayanan KB Gratis Kembali Sasar Warga Banjarmasin, Fokus pada MKJP untuk Kualitas Pola Asuh
Baca juga: Lowongan Kerja PT Indofood, Buka Banyak Posisi Lulusan SMA/SMK hingga S1 Bisa Daftar
Hal sama dikatakan Ayu Rahmadani, ibu berusia 31 tahun warga Tatah Amuntai, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.
"Tidak seseram dipikirkan, tidak berasa," kata Ayu yang sebelumnya KB obat minum dan kini sudah pasang IUD.
Ujar Ayu lagi, cara pasangnya lebih simpel dan praktis. Setelahnya harus kontrol enam bulan ke depan.
"Saya punya dua anak, usia 6 tahun dan 1,5 tahun. Pelayanan KB gratis ini sangat membantu ibu-ibu yang mau berkontrasepsi. Terima kasih BKKBN," tandasnya.
Fanggy Sumaco, General Manager Holiday Inn Express & Suites Banjarmasin, memaparkan, even ini adalah CSR yang merupakan kerjasama pihak hotel dengan perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan dan The Galeria Mall Banjar.
Even ini juga didukung Banjarmasin Post sebagai media partner dan HDI Family Center, Pramuka-Banjarmasin, Makuku serta Alan-Vita (pribadi).
"Dengan layanan KB ini maka ibu-ibu yang belum kenal KB dapat mengetahui secara jelas. Selain itu bagi para ibu yang ber-KB dengan metode lama bisa berganti dengan metode baru, antara lain implant," jelas Fanggy, seraya mengatakan para ibu juga bisa konsultasi.
Peserta 100 orang, lanjutnya, menunjukan bahwa antusias para ibu sangat tinggi. Apalagi ini kesempatan baik bagi masyarakat mendapat layanan KB gratis.
Fitriasih, Ketua Tim Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, mengatakan, kegiatan ini sekaligus merupakan rangkaian Pekan Pelayanan KB.
"Sasarannya akseptor KB baru dan juga akseptor setelah melahirkan," ujarnya.
Ungkap Fitriasih, para ibu yang belum ber-KB angkanya masih tinggi, jika sebelumnya 5 persen sekarang meningkat 8 persen.
"Sebab itu kami intens bekerjasama dengan berbagai pihak antara lain swasta agar angka akseptor KB lebih banyak lagi," tandasnya.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)