Jelang Ramadan 2026, Harga Cabai dan Daging Ayam di Kabupaten Situbondo Alami Kenaikan
Rendy Nicko Ramandha February 14, 2026 12:48 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Menjelang bulan Ramadan 2026, harga daging ayam dan cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo mulai terjadi kenaikan harga.

Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Mimbaan, Kecamatan Panji, Asiati mengatakan, saat ini yang mulai naik harganya itu cabai.

Menurutnya, untuk harga cabai sebelumnya dijual seharga Rp 70 ribu per kilogramnya, namun dalam dua hari ini sudah tembus dengan harga Rp 80 ribu perkilogramnya.

"Ya kenaikan cukup besar, yakni sebesar Rp 10 ribu perkilogramnya," ujarnya, Jumat (13/2/2026)

Asiati menjelaskan, harga cabai naik karena harga produk serupa di petani juga naik.

"Kalau di petani, harga cabai itu sebesar Rp 70 ribu perkilogramnya," katanya.

Selain itu, wanita berjilbab ini menjelaskan, harga bawang merah juga ikut naik dari harga sebelumnya sebesar Rp 28 ribu perkilogramnya.

"Tapi sekarang harganya sebesar Rp 36 ribu perkilogramnya," ucapnya.

Bahkan Asiati mengaku, dalam beberapa hari ini harga bawang putih turun dari yang awalnya Rp 35 ribu menjadi Rp 32 ribu perkilogramnya.

"Meski demikian turunnya tidak seberapa," katanya.

Sementara itu, Halimah, salah seorang pedagang ayam mengatakan,harga daging ayam potong sebelumnya sebesar Rp 38 ribu perkilogramnya. Namun saat ini harga naik menjadi sebesar Rp 40 ribu perkilogramnya.

"Harga daging ayam mulai tiga hari ini," ujarnya.

Ia mengatakan, harga daging ayam selama bulan ramadan ini berpotensi akan terus naik, karena kebutuhan masyarakat semakin meningkat.

"Itu sudah pasti daging ayam akan naik," katanya.

Setiap harinya dirinya bisa menjual daging ayam sebanyak 5 kuwintal dalam sehari. "Kalau puasa ini bisa naik hingga 6 sampai 7 kwintal daging ayam," pungkasnya.

(Izi Hartono/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.