TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Berikut ini makna lirik lagu Kuharap Duka Ini Selamanya dinyanyikan Raisa.
Lagu ini sepertinya punya pesan mendalam dari Raisa.
Setelah kepergian ibunya, Raisa tak berhenti untuk berkarya.
Meski berkabung, ia tetap melangkah.
Rasa kehilangan yang berat, tak membuatnya rapuh. Ia berusaha utuh dalam karyanya.
Hal ini terbukti dengan lagu barunya, berjudul Kuharap Duka Ini Selamanya.
Raisa menyanyikan lagu ini dengan penuh penghayatan.
Ia merilis lagu ini pada Kamis (12/2/2026).
Baca juga: Raisa Menangis di Kendari Bukan Karena Cerai dari Hamish Daud, Tapi Ditinggal Sang Ibu: Cinta Sejati
Video lirik dari lagu inipun sudah bisa diakses di channel YouTube Raisa6690.
Lantas seperti apa lagu ini?
Dalam keterangan unggahan video lirik lagu terbarunya, Raisa menuliskan sebuah pesan singkat tentang karyanya.
Menurutnya, ia memandang rasa duka dengan cara berbeda.
Dirinya, tak mau terlepas dalam duka.
Ia mencoba menggambarkan rasa sakit kehilangan dengan perasaan yang utuh.
Ia melihat sebuah duka tersebut untuk diberi kasih.
Sehingga, dirinya tak memaksakan untuk terlepas dari duka.
"Rasa duka dan kehilangan itu personal untuk setiap orang. Lagu ini hanya salah satu cara pandang, satu sudut kecil dari bagaimana aku melihat dan memeluk rasa itu. Tentang bagaimana aku memilih untuk tetap membawanya hidup dalam duka yang justru ingin aku simpan selamanya," jelasnya.
Dari lirik awalnya saja, Raisa bak menyampaikan tentang romantisasi duka.
Ia enggan membawa rasa kehilangan tersebut hilang.
Melainkan tetap bersama, demi mengenang sosok yang telah pergi.
Kuharap duka ini selamanya
Mungkin terdengar asing di awalnya
Bukan luka yang ingin aku lupa
Kenangan tentangmu tinggal di dalamnya
Kuharap duka ini selamanya
Berjalan beriringan sewajarnya
Tak perlu hindari kehadirannya
Kenangan terindahmu tinggal di dalamnya
Semua cinta yang belum terungkap
Semua tanya yang belum terjawab
Semua maaf yang belum terucap
Terus hidup
Dalam dukaku tersimpan dirimu
Kuharap duka ini selamanya
Selama itupun kau jadi bagian diriku
Kupersilahkan dia mengetuk kapan saja
Dengan kenanganmu yang ada di dalamnya
Semua cinta yang belum terungkap
Semua tanya yang belum terjawab
Semua maaf yang belum terucap
Terus hidup
Dalam dukaku tersimpan dirimu
Dan sederhananya
Kau hanya pergi
Lebih dahulu
Duka ini tanda kau pernah di sini
Dan bila sakit ini harganya
Kan kubayar dengan
Berlapang dada
Sampai kita bertemu nanti
Semua cinta yang belum terungkap
Semua tanya yang belum terjawab
Semua maaf yang belum terucap
Terus hidup
Dalam dukaku tersimpan dirimu . (*)
(Tribun Video)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)