Militer melakukan tembakan pleuru brutal yang targetnya adalah sebuah kapal yang diduga mengangkut narkoba.
Mengutip Al Mayadeen pada (14/2), hal ini diumumkan menurut laporan Komando Selatan AS (SOUTHCOM).
Lebih tepatnya dilaporkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan terhadap sebuah kapal yang diduga terkait jaringan narkotika.
Lokasinya di Samudra Pasifik timur pada Kamis (13/2/2026) dan menewaskan tiga orang.
Operasi ini menyusul aksi serupa sepekan sebelumnya yang menewaskan dua orang.
Di mana, dilakukan di bawah arahan Komandan SOUTHCOM Francis L. Donovan.
Namun, hingga kini tidak ada bukti yang diberikan untuk membuktikan bahwa kapal-kapal itu digunakan untuk operasi yang berkaitan dengan narkotika.
Sebatas informasi saja, kematian terbaru ini membuat total korban tewas dalam serangan terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba dalam Operasi Southern Spear mencapai sedikitnya 122 orang.
Pun, meski tidak disertai bukti bahwa kapal-kapal tersebut benar digunakan untuk aktivitas narkotika.
Otoritas Amerika Serikat juga menyatakan tidak ada personel militernya yang mengalami luka.
Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Hadiyya Qurrata
Uploader: bagus gema praditiya sukirman