TRIBUNMATARAMAN.COM, PONOROGO - SMKN 2 Ponorogo di Jalan Ponorogo - Pacitan, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dibobol maling, Sabtu (14/2/2026).
Uang tunai sebesar Rp 66 juta raib digasak maling dalam peristiwa tersebut.
Pantauan TribunMataraman.com di lokasi, Pamapta Polres Ponorogo, Polsek Ponorogo Kota dan Satreskrim Polres Ponorogo mendatangi lokasi kejadian, Sabtu (114/2/2026).
Mereka kemudian menyisir jejak-jejak yang ditinggalkan oleh maling.
Termasuk brankas yang semula berada di ruang perhotelan berpindah ke ruang belakang.
Kondisi brankas telah dibuka, uang dengan jumlah Rp 30 juta di dalam brankas lenyap. Pun dompet yang juga ada di dalam brankas juga ditinggal namun isinya diambil.
“Brankasnya ditinggal sebelumnya di ruang perhotelan. Total kami kehilangan uang Rp 66 juta, juga 2 hard disk,” ungkap Wakil Kepala SMKN 2 Ponorogo bagian Sarana Prasarana, Ani Dwi Yulianto.
Menurutnya, uang sebesar Rp 66 juta itu tidak hanya di dalam brankas saja. Lantaran selain di ruang perhotelan, ada ruang lain turut diacak-acak.
“Yang jelas masalah ini kami serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Ani saat dikonfirmasi Tribunjatim Network di SMKN 2 Ponorogo, Jalan Ponorogo-Pacitan, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Ponorogo, Jatim
Baca juga: 5.091 Warga Kota Kediri Terdampak Penonaktifan PBI, Dinsos : Jangan Panik!
Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hernawan membenarkan bahwa SMKN 2 Ponorogo dibobol maling.
Pihaknya bersama Satreskrim Polres Ponorogo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)
“Kami sudah melakukan olah TKP. Juga mengambil beberapa cctv untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut. Total kerugian Rp 66 juta,” pungkasnya.
Mencari jejak yang ditinggalkan oleh maling termasuk mengumpulkan barang bukti serta petunjuk.
(Pramita Kusumaningrum/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik