8 Ribu Pangkalan Siap Amankan Stok Gas 3 Kg di Lampung Selama Ramadan 2026
Noval Andriansyah February 14, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sebanyak 8.000 pangkalan gas LPG subsidi 3 kilogram, yang tersebar di seluruh Lampung, dipastikan bisa menjaga stok selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD Hiswana Migas Lampung Bidang Elpiji, Dwi Prayono.

Menurut Dwi, jumlah pangkalan gas LPG tersebut mampu mengamankan kebutuhan masyarakat Lampung akan gas 3 kg selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Dwi pun memastikan, pasokan gas 3 kg saat ini terpantau stabil, bahkan berada pada posisi lebih dari cukup.

“Untuk stok puasa dan Lebaran insyaAllah aman. Program sudah disiapkan oleh Pertamina."

Baca juga: Stok Elpiji di Lampung Dipastikan Aman Jelang Ramadan dan Lebaran

"Menjelang Lebaran nanti, kami bersama Pertamina akan melakukan pengawasan langsung ke pangkalan,” ujar Dwi, Jumat (13/2/2026).

Dwi menjelaskan, jumlah agen elpiji 3 kg di Provinsi Lampung saat ini mencapai sekitar 180 agen.

Pada tahun 2025, terjadi penambahan lebih dari 17 agen yang tersebar di sejumlah daerah, seperti Lampung Utara, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Timur, dan Tanggamus.

Seiring bertambahnya agen, jumlah pangkalan juga terus meningkat.

Saat ini tercatat sekitar 8.000 pangkalan elpiji 3 kg yang tersebar di seluruh wilayah Lampung.

“Kami terus mendorong penambahan pangkalan, tentu dengan memenuhi ketentuan yang berlaku. Satu di antaranya jarak minimal 150 meter antar pangkalan,” jelasnya.

Menurut Dwi, untuk kuota distribusi elpiji 3 kg di setiap pangkalan bervariasi, dengan alokasi maksimal mencapai 2.000 tabung per bulan, sesuai kebutuhan dan penetapan dari Pertamina.

Ia juga menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan pangkalan.

“Jika ditemukan pangkalan yang terbukti melakukan kecurangan, akan diberi sanksi bertahap, mulai dari teguran hingga pemberhentian hubungan usaha (PHU),” tegasnya.

Sebagai bentuk transparansi, di setiap papan nama pangkalan tercantum informasi layanan pengaduan.

Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui call center resmi Pertamina.

Kuota Naik

Sementara itu, kuota gas 3 kg bersubsidi di Lampung tahun 2026 ditetapkan sebesar 219.740 metrik ton (MT), dari usulan Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya sebesar 280.067 MT.

Kabid Energi pada Dinas ESDM Provinsi Lampung, Sopian Atiek mengatakan, kuota gas 3 kg tahun 2026 hanya mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau dibandingkan kuota 2025 yang sekitar 217.830 MT, kenaikannya hanya 0,87 persen atau sekitar 1.904 MT,” kata Sopian.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 konsumsi gas 3 kg di Lampung tercatat melebihi kuota yang ditetapkan.

Berdasarkan data, konsumsi sepanjang 2025 mencapai 235.097 MT.

Dengan kondisi tersebut, Hiswana Migas bersama Pertamina dan pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan distribusi agar pasokan LPG 3 kg tetap tepat sasaran dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026.

(Tribunlampung.co.id/Ryo Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.