TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai tinggi gelombang wilayah perairan Indonesia untuk Minggu, 15 Februari 2026.
BMKG menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.
Sedangkan wilayah Indonesia bagian selatan, umumnya bergerak dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6-30 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di:
- Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu
- Laut Natuna utara
- Laut Jawa bagian barat
- Selat Makassar bagian tengah
- Laut Sulawesi bagian timur
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua
- Laut Maluku
- Laut Banda
- Laut Arafuru
Baca juga: Prakiraan Cuaca Lebaran 2026: BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Potensi Banjir Rob
Peringatan Tinggi Gelombang
Tinggi 1,5 - 2,5 meter berpeluang terjadi di:
- Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh,
- Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia selatan NTB,
- Samudra Hindia selatan NTT, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian barat,
- Laut Sulawesi bagian barat, Selat Makassar bagian utara, Laut Sulawesi bagian timur,
- Samudra Pasifik utara Maluku, Laut Maluku,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat,
- Samudra Pasifik utara Papua, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian tengah,
- Laut Arafuru bagian timur
Saran keselamatan, berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
- Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 m.
- Kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 m.
Tinggi Gelombang 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di:
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu,
- Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten,
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah,
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Timur,
- Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Pasifik utara Maluku,
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Selat Makassar bagian tengah
Saran keselamatan, berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
- Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 m.
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 m.
- Kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 m.
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 m.
(Tribunnews.com)