TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI- Kecelakaan laut menimpa kapal penumpang KM Cahaya Intan Selebes GT.44 di perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu (14/2/2026).
Kapal yang memuat 20 orang tersebut dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran di tengah perjalanan.
Dalam video yang diterima memperlihatkan detik-detik menegangkan di lokasi kejadian.
Perairan terlihat dipenuhi dengan puing-puing kapal, termasuk styrofoam dan kemasan produk, yang berserakan di permukaan air.
Para korban, beberapa di antaranya terlihat mengenakan pelampung oranye dan berpegangan pada sisa-sisa reruntuhan untuk tetap mengapung.
Baca juga: KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam di Perairan Poleang Bombana Sulawesi Tenggara, Angkut 20 Penumpang
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin menjelaskan bahwa informasi kecelakaan ini pertama kali diterima dari pihak Polairud Bombana sekitar pukul 12.06 WITA.
Kapal tersebut diketahui bertolak dari Pelabuhan Bajoe, Kota Bone, Sulawesi Selatan, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana.
"Kapal mengalami kebocoran saat sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan tujuan, yang mengakibatkan kapal tersebut tenggelam," ujarnya
Beruntung, saat insiden terjadi, sejumlah kapal nelayan berada di sekitar lokasi kejadian.
Kapal-kapal nelayan itulah yang membantu proses evakuasi para penumpang.
Seluruh penumpang dan awak kapal (POB) yang berjumlah 20 orang pun kemudian berhasil dievakuasi.
Para korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Boepinang untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut. (*)
(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)