Arti Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis, Ciri-ciri, Contoh, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi
Nolpitos Hendri February 14, 2026 09:29 PM

Baca juga: Arti Kata Social Withdrawal atau Artinya, Ciri-ciri, Contoh, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi

Baca juga: Arti Social Withdrawal dalam Bahasa Gaul dan dalam Bahasa Melayu Riau serta Contoh Kalimat

Kata atau istilah social withdrawal ini sudah sering digunakan kaula muda dalam bahasa formal dan bahasa pergaulan di Riau, baik di media sosial maupun di dunia nyata.

Bagi para kaula muda Pekanbaru atau kaula muda Riau umumnya yang ingin menggunakan kata ini sebagai bahasa dalam pergaulan, simak penjelasannya agar paham artinya dan lawan bicara tidak salah paham.

A. Arti Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis

Secara istilah, arti social withdrawal dalam hubungan romantis adalah tindakan satu di antara pasangan atau kedua pasangan secara bertahap menarik diri secara emosional, fisik, atau sosial dari hubungan tersebut.

Bukan sekadar masa sulit atau pertengkaran biasa, tetapi merupakan pola perilaku yang menunjukkan kurangnya keterlibatan, keintiman, dan koneksi dalam hubungan.

Secara bahasa atau secara harfiah, social withdrawal merupakan bahasa Inggris dan dalam bahasa Indonesia, arti kata social withdrawal atau social withdrawal artinya adalah penarikan diri dari sosial.

Secara istilah, arti kata social withdrawal atau social withdrawal artinya adalah kondisi ketika seseorang secara aktif mengurangi interaksi sosialnya dengan orang lain.

Secara bahasa, arti social withdrawal dalam Bahasa Gaul adalah ngejauh, ngilang, menghilang dari peredaran, anti sosial, kulkas, nyepi, mode pertapa, bucin akut, mager.

Secara bahasa, arti social withdrawal dalam Bahasa Melayu Riau adalah menjauhkan diri dari orang; atau mengasingkan diri; atau tak nak bergaul; atau menyepi; atau tak nampak batang hidung; atau macam menghilang; atau kurang atau tak gemar bercampur.

B. Tanda-tanda atau Ciri-ciri Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis

Berikut tanda-tanda atau ciri-ciri social withdrawal dalam hubungan romantis : 

1. Kurangnya Komunikasi: Mengurangi percakapan, menghindari topik sensitif, atau hanya berbicara tentang hal-hal permukaan.

2. Keintiman yang Menurun: Mengurangi atau menghindari keintiman fisik (seperti berpelukan, berciuman, atau berhubungan seks) dan keintiman emosional (seperti berbagi perasaan dan pikiran terdalam).

3. Menghindari Waktu Bersama: Membuat alasan untuk tidak menghabiskan waktu bersama, seperti bekerja lembur, menghabiskan waktu dengan teman, atau mengejar hobi sendiri.

4. Kurangnya Dukungan Emosional: Tidak memberikan dukungan emosional kepada pasangan saat mereka membutuhkannya, seperti saat mereka merasa stres, sedih, atau cemas.

5. Menarik Diri dari Kegiatan Bersama: Tidak lagi tertarik untuk melakukan kegiatan bersama, seperti pergi berkencan, menghadiri acara sosial, atau merencanakan masa depan.

6. Menghindari Konflik: Menghindari konflik dengan mengalah atau menarik diri dari percakapan, bukan berusaha menyelesaikannya.

7. Perasaan Terisolasi: Merasa terisolasi dan sendirian dalam hubungan, meskipun secara fisik bersama.

8. Kurangnya Empati: Kesulitan untuk memahami atau merasakan apa yang dirasakan oleh pasangan.

9. Tidak Berbagi Informasi Penting: Tidak berbagi informasi penting tentang kehidupan mereka dengan pasangan, seperti masalah di tempat kerja, masalah kesehatan, atau masalah keluarga.

10. Menjaga Jarak Emosional: Secara sadar atau tidak sadar menjaga jarak emosional dari pasangan.

C. Contoh Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis

Berikut contoh social withdrawal dalam hubungan romantis dan bagaimana social withdrawal (penarikan diri dari sosial) dapat termanifestasi dalam hubungan romantis :

Contoh 1: Pasangan yang Tidak Lagi Menghadiri Acara Sosial Bersama
Situasi: Awalnya, sepasang kekasih, Rina dan Budi, selalu menghadiri acara sosial bersama, seperti pesta teman, acara keluarga, atau konser. Namun, belakangan ini, Budi sering menolak undangan tersebut dengan alasan sibuk atau tidak enak badan.
Social Withdrawal: Rina merasa Budi tidak lagi tertarik untuk menghabiskan waktu bersamanya di depan umum atau berinteraksi dengan teman-teman dan keluarganya. Dia merasa Budi semakin menjauh dan tidak lagi menganggap penting hubungan mereka.

Contoh 2: Pasangan yang Berhenti Berbagi Informasi dengan Teman dan Keluarga
Situasi: Dulu, Maya dan Doni selalu berbagi kabar baik dan buruk tentang hubungan mereka dengan teman-teman dan keluarga mereka. Mereka saling meminta saran dan dukungan, dan merasa nyaman untuk terbuka tentang masalah mereka. Namun, belakangan ini, mereka berhenti melakukan hal itu.
Social Withdrawal: Maya dan Doni tidak lagi ingin orang lain tahu tentang masalah dalam hubungan mereka. Mereka merasa malu atau tidak ingin dinilai oleh orang lain. Mereka lebih memilih untuk menyimpan masalah mereka sendiri dan mencoba menyelesaikannya sendiri, meskipun itu berarti mereka tidak mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan.

Contoh 3: Pasangan yang Berhenti Berinteraksi dengan Teman-Teman Pasangan
Situasi: Awalnya, Sarah sangat akrab dengan teman-teman suaminya, Tomi. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, pergi berlibur, atau sekadar berkumpul untuk makan malam. Namun, belakangan ini, Sarah mulai menghindari interaksi dengan teman-teman Tomi.
Social Withdrawal: Sarah merasa tidak nyaman berada di sekitar teman-teman Tomi karena dia merasa mereka tidak menyukainya atau tidak menerima dia sebagai bagian dari kelompok mereka. Dia lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan teman-temannya sendiri atau sendirian.

Contoh 4: Pasangan yang Berhenti Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosial yang Dulu Mereka Nikmati Bersama
Situasi: Dulu, Kevin dan Lisa sangat menikmati kegiatan sosial seperti bermain badminton bersama teman-teman mereka, mengikuti kelas dansa, atau menjadi sukarelawan di organisasi amal. Namun, belakangan ini, mereka berhenti berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan tersebut.
Social Withdrawal: Kevin dan Lisa merasa tidak lagi memiliki energi atau minat untuk melakukan kegiatan sosial bersama. Mereka lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah dan melakukan aktivitas yang lebih individual.

Contoh 5: Pasangan yang Lebih Sering Menghabiskan Waktu Sendirian Daripada Bersama
Situasi: Citra dan Bram tinggal bersama, tetapi mereka jarang menghabiskan waktu bersama. Mereka memiliki jadwal yang berbeda, minat yang berbeda, dan lingkaran teman yang berbeda. Mereka lebih sering menghabiskan waktu di kamar masing-masing daripada bersama-sama.
Social Withdrawal: Citra dan Bram telah menciptakan kehidupan yang terpisah di dalam rumah yang sama. Mereka tidak lagi terhubung secara emosional atau sosial, dan merasa seperti hanya sekadar teman sekamar.

Contoh 6: Salah Satu Pasangan yang Menjadi Lebih Tertutup dan Tidak Komunikatif
Situasi: Awalnya, Roni sangat terbuka dan komunikatif dengan pasangannya, Sinta. Dia selalu berbagi perasaannya, pikirannya, dan pengalamannya dengan Sinta. Namun, belakangan ini, Roni menjadi lebih tertutup dan tidak komunikatif.
Social Withdrawal: Sinta merasa Roni tidak lagi mempercayainya atau ingin berbagi hidupnya dengannya. Dia merasa Roni semakin menjauh dan tidak lagi peduli dengan hubungan mereka.

Contoh 7: Salah Satu Pasangan yang Mulai Mencari Dukungan Emosional dari Orang Lain
Situasi: Karena merasa tidak mendapatkan dukungan emosional dari pasangannya, Diana mulai mencari dukungan dari teman-teman, keluarga, atau bahkan orang asing di internet. Dia sering curhat tentang masalahnya dengan orang lain, tetapi tidak pernah berbicara dengan pasangannya tentang hal itu.
Social Withdrawal: Diana telah mengalihkan ketergantungan emosionalnya dari pasangannya ke orang lain. Dia tidak lagi menganggap pasangannya sebagai sumber dukungan dan kenyamanan, dan lebih memilih untuk mencari validasi dan perhatian dari orang lain.

Social withdrawal dalam hubungan romantis dapat menjadi tanda adanya masalah yang lebih dalam, seperti kurangnya komunikasi, ketidakpuasan, atau konflik yang tidak terselesaikan.

Jika Anda melihat tanda-tanda social withdrawal dalam hubungan Anda, penting untuk berbicara dengan pasangan Anda tentang perasaan Anda dan mencari bantuan jika diperlukan.

Tidak semua social withdrawal berarti akhir dari hubungan.

Dengan komunikasi yang terbuka, empati, dan upaya bersama, pasangan dapat mengatasi masalah yang mendasari social withdrawal dan membangun kembali koneksi yang lebih kuat.

Namun, jika social withdrawal berlanjut dan tidak ada upaya untuk memperbaikinya, itu dapat menyebabkan isolasi, kebencian, dan akhirnya, perpisahan.

D. Penyebab Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis

Berikut penyebab social withdrawal dalam hubungan romantis : 

1. Masalah yang Belum Terselesaikan: Konflik atau masalah yang belum terselesaikan dapat menyebabkan salah satu atau kedua pasangan menarik diri.

2. Kurangnya Kepercayaan: Kurangnya kepercayaan, yang disebabkan oleh perselingkuhan, kebohongan, atau pengkhianatan, dapat menyebabkan penarikan diri.

3. Perasaan Tidak Aman: Perasaan tidak aman dalam hubungan, yang disebabkan oleh harga diri rendah, kecemasan, atau pengalaman masa lalu, dapat menyebabkan penarikan diri.

4. Depresi atau Kecemasan: Depresi atau kecemasan dapat menyebabkan seseorang menarik diri dari semua aspek kehidupan mereka, termasuk hubungan romantis.

5. Burnout: Burnout dalam hubungan, yang disebabkan oleh terlalu banyak tekanan, kurangnya dukungan, atau kurangnya keintiman, dapat menyebabkan penarikan diri.

6. Perbedaan Tujuan Hidup: Jika pasangan memiliki tujuan hidup yang sangat berbeda, mereka mungkin mulai menarik diri dari hubungan.

7. Kurangnya Minat: Seiring waktu, salah satu atau kedua pasangan mungkin kehilangan minat dalam hubungan tersebut.

8. Ketidakpuasan Seksual: Ketidakpuasan seksual dapat menyebabkan salah satu atau kedua pasangan menarik diri secara emosional dan fisik.

9. Penyalahgunaan Zat: Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan terlarang dapat merusak hubungan dan menyebabkan penarikan diri.

10. Masalah Kesehatan Mental yang Tidak Diobati: Masalah kesehatan mental yang tidak diobati, seperti gangguan kepribadian, dapat menyebabkan penarikan diri dalam hubungan.

E. Dampak Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis

Berikut dampak social withdrawal dalam hubungan romantis : 

1. Kerusakan Hubungan: Penarikan diri sosial dapat merusak kepercayaan, keintiman, dan komunikasi dalam hubungan.

2. Kesepian: Pasangan yang ditarik diri dapat merasa sangat kesepian dan terisolasi.

3. Pertengkaran dan Konflik: Penarikan diri dapat menyebabkan frustrasi dan kemarahan, yang dapat memicu pertengkaran dan konflik.

4. Perselingkuhan: Pasangan yang merasa tidak terhubung secara emosional mungkin mencari keintiman di luar hubungan.

5. Perpisahan: Jika penarikan diri tidak diatasi, hal itu dapat menyebabkan perpisahan atau perceraian.

6. Masalah Kesehatan Mental: Penarikan diri sosial dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan harga diri rendah.

F. Cara Mengatasi Social Withdrawal dalam Hubungan Romantis

Berikut cara mengatasi social withdrawal dalam hubungan romantis : 

1. Komunikasi Terbuka dan Jujur: Bicarakan dengan pasangan Anda tentang perasaan Anda dan apa yang Anda butuhkan dari hubungan tersebut.

2. Cari Tahu Penyebabnya: Identifikasi penyebab penarikan diri dalam hubungan Anda.

3. Terapi Pasangan: Terapi pasangan dapat membantu Anda dan pasangan Anda untuk meningkatkan komunikasi, membangun kepercayaan, dan mengatasi masalah yang mendasari penarikan diri.

4. Luangkan Waktu Berkualitas Bersama: Jadwalkan waktu khusus untuk dihabiskan bersama, tanpa gangguan.

5. Lakukan Aktivitas Baru Bersama: Cobalah aktivitas baru bersama untuk menyegarkan hubungan Anda dan menciptakan kenangan baru.

6. Tunjukkan Kasih Sayang: Tunjukkan kasih sayang secara fisik dan emosional kepada pasangan Anda.

7. Berikan Dukungan: Saling memberikan dukungan dan dorongan.

8. Maafkan: Memaafkan kesalahan masa lalu dan fokus pada masa depan.

9. Fokus pada Kebutuhan Pasangan: Berusahalah untuk memenuhi kebutuhan emosional dan fisik pasangan Anda.

10. Bersabar: Mengatasi penarikan diri membutuhkan waktu dan usaha. Bersabarlah dengan diri sendiri dan pasangan Anda.

Mengatasi social withdrawal dalam hubungan romantis membutuhkan komitmen, kesabaran, dan kerja keras dari kedua belah pihak.

Jika Anda dan pasangan Anda bersedia untuk berusaha, Anda dapat membangun kembali koneksi emosional Anda dan menciptakan hubungan yang lebih sehat, bahagia, dan memuaskan.

Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id, yourdictionary.com, Kamus Bahasa Indonesia - Bahasa Melayu Riau

Demikian penjelasan tentang arti social withdrawal dalam hubungan romantis dan ciri-ciri social withdrawal dalam hubungan romantis serta contoh social withdrawal dalam hubungan romantis hingga penyebab social withdrawal dalam hubungan romantis dan dampak social withdrawal dalam hubungan romantis termasuk cara mengatasi social withdrawal dalam hubungan romantis .

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.