7 Kesalahan Diet yang Bisa Mengganggu Kesehatan, Apa Saja?
Putri Pramestia February 15, 2026 05:42 AM

TRIBUNHEALTH.COM - Banyak orang menjalani diet demi mendapatkan berat badan dan bentuk tubuh ideal. 

Sayangnya, tidak sedikit yang melakukannya tanpa pemahaman yang tepat. 

Alih-alih sehat dan langsing, cara diet yang keliru justru bisa membuat berat badan sulit turun bahkan memicu gangguan kesehatan.

Diet yang benar seharusnya membantu tubuh menjadi lebih bugar, bukan menyiksa atau membahayakan. 

Agar upaya menurunkan berat badan berjalan aman dan efektif, berikut beberapa kesalahan diet yang perlu dihindari:

1. Melewatkan sarapan

Ilustrasi seseorang yang melewatkan sarapan
Ilustrasi seseorang yang melewatkan sarapan (freepik.com)

Baca juga: 7 Suplemen yang Bantu Redakan Migrain, Apa Saja

Sebagian orang sengaja tidak sarapan untuk mengurangi asupan kalori. 

Padahal, kebiasaan ini bisa membuat rasa lapar tak terkendali di siang hari sehingga porsi makan justru lebih besar. 

Selain itu, melewatkan sarapan dapat menurunkan energi, memengaruhi suasana hati, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko obesitas karena pola makan menjadi tidak teratur.

2. Mengabaikan kalori dari minuman

Kesalahan umum lainnya adalah tidak menghitung kalori dari minuman. 

Minuman kemasan, teh manis, kopi dengan tambahan gula dan krimer, hingga jus buah kemasan sering mengandung gula dan kalori tinggi. 

Tanpa disadari, asupan kalori harian bisa melonjak hanya dari minuman. 

Saat diet, penting membatasi minuman manis dan lebih memilih air putih.

Baca juga: 5 Jus yang Efektif Turunkan Tekanan Darah, Penderita Hipertensi Wajib Coba

3. Terlalu banyak mengonsumsi protein dan lemak

Mengurangi karbohidrat memang sering dilakukan saat diet. Namun, menggantinya dengan konsumsi protein dan lemak secara berlebihan juga tidak sehat. 

Asupan lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Tubuh tetap membutuhkan keseimbangan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Ilustrasi seseorang yang menurunkan berat badan dengan diet ketat
Ilustrasi seseorang yang menurunkan berat badan dengan diet ketat (freepik/KamranAydinov)

4. Menghindari garam sepenuhnya

Diet tanpa garam sempat populer karena dianggap bisa menurunkan berat badan lebih cepat. 

Padahal, tubuh tetap memerlukan natrium dalam jumlah cukup untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf. 

Yang perlu dihindari adalah konsumsi garam berlebihan, bukan menghilangkannya sama sekali dari pola makan.

Baca juga: Lapar Tapi Tak Nafsu Makan? Ini 7 Penyebab yang Jarang Diketahui

5. Kekurangan serat

Saat membatasi kalori, sebagian orang juga mengurangi konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian yang kaya serat. 

Padahal, serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama serta melancarkan pencernaan. 

Kekurangan serat bisa membuat diet terasa lebih berat dan memicu sembelit.

6. Memuntahkan kembali makanan

Memaksakan muntah setelah makan termasuk perilaku berbahaya dan tergolong gangguan makan serius. 

Kebiasaan ini dapat merusak organ pencernaan, mengganggu keseimbangan elektrolit, dan berdampak buruk pada kesehatan mental.

Baca juga: 10 Risiko Kesehatan Akibat Diet Ketat yang Jarang Disadari

7. Mengonsumsi obat pelangsing tanpa pengawasan dokter

Menggunakan obat pelangsing tanpa resep atau pengawasan tenaga medis sangat berisiko.

Kandungan yang tidak jelas keamanannya dapat merusak organ tubuh hingga mengancam nyawa.

(TribunHealth.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.