TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Sebanyak 90 jemaat Badan Pekerja Majelis Jemaat Gereja Sion Tobadak 4, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat melaksanakan retreat di area wisata permandian Ziling, Desa Salumanurung, Kecamatan Budong-budong, Minggu (15/2/2026).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, puluhan jemaat menggunakan kaos polo hijau berkerah hitam.
Dibelakang bajunya, tertulis Jemaat Sion dengan gaya tulisan bold berwarna putih.
Baca juga: LPS Edukasi Literasi Keuangan di Arteri Mamuju Dirangkaikan Senam Pound Fit dan Games
Baca juga: Siswa Keracunan MBG di Polman DKPPKB Masih Tunggu Hasil Cek Lab BPOM Mamuju
Mereka terlihat khidmat mendengar khotbah atau penyampaian firman Tuhan.
Ketua Majelis Jemaat Sion sekaligus Panitia Retreat, Muis, menjelaskan, kegiatan retreat merupakan tindak lanjut dari proses pemilihan penatua dan diaken baru.
Penatua dan diaken, adalah dua jabatan gerejawi dalam tradisi Kristen yang saling melengkapi.
Muis menjelaskan, retreat bertujuan memberikan semangat baru kepada para pengurus Majelis Jemaat Sion.
Dengan harapan, mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan dengan baik.
"Utamanya memuji dan memuliakan Tuhan," ungkapnya dengan nada semangat.
Pemilihan lokasi di permandian Ziling tersebut bukan tanpa alasan.
Menurutnya, area wisata memiliki lokasi strategis dan memberikan nuansa santai.
Sehingga, para peserta dapat lebih mudah memahami penyampaian materi yang diberikan oleh pendeta dan tokoh agama.
Rangkaian kegiatan retreat diisi dengan berbagai agenda, mulai dari pemberian arahan, motivasi, hingga penyemangat bagi para pengurus baru.
Untuk menambah kekompakan dan sukacita, acara juga dirangkaikan dengan games dan makan bersama.
Kegiatan retreat ini merupakan beberapa rangkaian acara dilakukan menjelang puncak acara peneguhan atau pengukuhan pengurus baru.
Prosesi peneguhan dijadwalkan akan dilaksanakan pada 22 Februari 2026 mendatang di Gereja Jemaat Sion Tobadak 4.
Saat ini, total Jemaat Sion tercatat sebanyak 330 kepala keluarga (KK) tersebar di wilayah Tobadak 4.
Adapun jumlah Penatua dan Diaken di jemaat Sion sebanyak 60 orang. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah