Di Tanah Suci, Megawati Doakan RI Tak Terpecah dan Dijauhkan dari Adu Domba
Hasanudin Aco February 15, 2026 12:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Salah satu doa yang dipanjatkan oleh Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat umrah adalah bangsa Indonesia tetap rukun dan jauh dari perpecahan. 

Doa - doa tersebut dibacakan pada setiap putaran tawaf saat menjalani ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Sabtu waktu setempat (14/2/2026). 

Megawati umrah bersama keluarga, dipimpin oleh Ustaz Muhammad Hafidz Makmun.

Sedangkan Dubes RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi yang juga Ketua DPP PDIP bidang Agama (non aktif), menjadi pemimpin doa.

Dalam doa yang diamini oleh Megawati, Zuhairi berdoa agar meridoi jalan demokrasi yang dipilih Indonesia sebagai sistem pemerintahan.

Ia juga berdoa agar Indonesia yang kaya sumber daya alam mampu menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat, dan Pancasila menjadi pemersatunya.

"Sejahterakanlah rakyat kami, bahagiakan kami, satukan terus kami di bawah Pancasila, yang di bawahnya kami bertekad untuk terus bersatu meski kami berbeda-beda," kata Zuhairi yang karib disapa Gus Mis.

Selain itu, Gus Mis turut mendoakan Indonesia tetap bersatu, jauh dari perpecahan maupun adu domba.

"Pertahankan kesatuan negeri kami, terus persatukan kami dalam persaudaraan, jauhkan kami dari perpecahan dan adu domba," ujar Gus Mis. 

Rombongan umrah Megawati memohon kepada Allah SWT agar RI dapat selalu menemukan cara perdamaian di tengah banyaknya negara-negara yang berkonflik. 

Doa untuk rakyat tanah air ikut digemakan Megawati. Ia berdoa bangsa Indonesia selalu diberikan rezeki langit yang berlimpah. 

Dalam umrah ini, Megawati hadir sebagai tamu kerajaan Arab Saudi, dan menunaikan tawaf di lantai dua Masjidil Haram.

Pengaturan itu adalah permintaan langsung dari pihak kerajaan agar tawaf dan sa’i yang dijalani Megawati dapat berlangsung nyaman serta kekhusyukan. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.