TRIBUNNEWS.COM - Al Nassr menjaga tren positif mereka saat tampil di pekan 22 Liga Arab Saudi.
Tampil melawan Al Fateh, Al Nassr menang dengan skor 2-0 yang membuat mereka bersaing terus di papan atas.
Laga ini juga menjadi tanda kembalinya Cristiano Ronaldo setelah absen di tiga pertandingan terakhir di semua ajang.
Ronaldo menandai comebacknya dengan turut mencetak gol bagi Al Nassr.
Baca juga: Top Skor Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Kembali Tajam, Al Nassr Tak Gentar Saingi Al Hilal
Ia mencetak gol pembuka di menit ke-18 dengan memanfaatkan umpan dari Sadio Mane.
Kombinasi kedua pemain bintang tersebut membuat Al Nassr unggul cukup cepat.
Baru pada babak kedua, tepatnya di menit ke-78, Al Nassr menambah gol lewat Ayman Yahya.
Kemenangan ini tentu membawa kabar gembira bagi kubu Al Nassr.
Meski demikian, ada hal tak biasa dari komentar yang dibuat pelatih Al Nassr, Jorge Jesus.
Jorge Jesus malah tak fokus memberikan pandangan terhadap permainan atau hasil yang didapatkan anak asuhnya.
Ia malah memilih melempar isu soal persoalan finansial Al Hilal.
Menurutnya, Al Hilal merupakan tim yang mendapatkan dukungan finansial luar biasa.
Bersaing dengan tim semacam itu diakui Jorge Jesus tak mudah.
Namun ia tak akan menyerah memperjuangkan nasib anak asuhnya di papan klasemen.
Pelatih asal Portugal ini bertekad membawa Al Nassr menjadi juara Liga Arab Saudi untuk pertama kalinya sejak kedatangan Cristiano Ronaldo.
"Kami berkompetisi melawan tim yang memiliki sumber finansial lebih besar," kata Jorge Jesus dikutip dari akun X Al Nassr.
"Saya berada di tim itu sebelumnya, jadi saya tahu bagaimana mereka bekerja di sana."
"Saya adalah pelatih di sana dan saya diuntugkan dengan situasi itu dahulu. Seorang pelatih akan diuntungkan saat menangani tim yang memiliki dukungan finansial lebih besar. Itu adalah senjata yang sangat kuat."
"Untuk itu, Al Nassr mencari senjata lainnya untuk terus berkompetisi di liga," sambungnya.
Baca juga: Tak Ikut Bela Al Nassr di Liga Champions Asia 2, Ronaldo Asyik Nonton Padel di Arab Saudi
Ucapan Jorge Jesus itu seperti memperkeruh suasana yang ada di Liga Arab Saudi.
Hal itu seakan menyiratkan Al Nassr masih belum rela dengan kondisi yang terjadi di antara para klub besar yang dikuasai PIF atau Public Investment Fund milik Kerajaan Arab Saudi.
Terlepas dari sorotan yang diberikan Jorge Jesus, setidaknya Al Nassr saat ini masih bisa terus bersaing.
Mereka meneruskan rentetan kemenangan beruntun yang dicapai sejak 18 Januari lalu.
Kini mereka ada di posisi kedua dengan koleksi 52 poin dari 21 pertandingan.
Al Nassr hanya tertinggal satu poin dari Al Hilal yang saat ini menguasai klasemen Liga Arab Saudi.
Al Hilal bertengger di puncak klasemen dengan 53 poin dari 21 laga yang sudah dijalani.
Selisih satu poin ini setidaknya memberikan Al Nassr harapan besar untuk bisa bersaing dan akhirnya menggulingkan Al Hilal dari puncak klasemen nantinya.
1. Al Hilal |21| |53|
2. Al Nassr |21| |52|
3. Al Ahli |21| |50|
4. Al Qadsiah |21| |47|
5. Al Taawon |21| |39|
6. Al Ittihad |21| |37|
------------------------
16. Al Riyadh |21| |12|
17. Al Okhdood |21| |10|
18. Al Najma |21| |8|
*keterangan: posisi, nama tim, jumlah laga, jumlah poin