Kantor MRPB Lima Kali Dibobol Pencuri, Pihwi: Kami Butuh Gedung Baru yang Lebih Aman
Hans Arnold Kapisa February 15, 2026 04:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sekretaris Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Ferdinand Pihwi, menyoroti rencana pembangunan kantor baru MRPB yang direncanakan berlokasi di Susweni, Manokwari.

Ia menegaskan, pembangunan gedung tersebut mendesak untuk segera direalisasikan karena kondisi kantor saat ini dinilai tidak lagi representatif, bahkan kurang aman.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, gedung MRPB direncanakan akan dibangun di Susweni. Kami berharap pembangunan bisa direalisasikan tahun ini,” ujar Ferdinand, Jumat (13/2/2026).

Selama kurang lebih satu tahun lima bulan sejak dilantik, Ferdinand mencatat telah terjadi lima kali kasus pencurian di lingkungan kantor MRPB.

Selain itu, keterbatasan ruang kerja juga menjadi masalah serius.

Baca juga: 5 Kursi MRPB Kosong, Sekretariat Tunggu SK dari Kesbangpol‎

Dengan jumlah anggota sebanyak 33 orang, ruang sekretariat dan pokja yang tersedia dinilai terlalu sempit sehingga aktivitas kelembagaan sering berlangsung berdesakan.

“Kondisi kantor sekarang memang tidak representatif. Ruangan pokja sangat kecil dan tidak mencukupi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterbatasan sarana dan prasarana tersebut menghambat optimalisasi tugas dan fungsi MRPB sebagai representasi kultural Orang Asli Papua di Papua Barat.

Karena itu, Ferdinand berharap Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan lembaga tersebut.

“Kami berharap pemerintah provinsi segera merealisasikan pembangunan gedung MRP yang baru agar aktivitas kelembagaan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan nyaman,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan kantor yang layak tidak hanya menunjang kenyamanan anggota, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi Orang Asli Papua di Papua Barat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.