Petani Taput Mengaku Haru, Beasiswa DPD PDIP Sumut Ringankan Biaya Sekolah di Tengah Hasil Ladang Tak Menentu
TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Ganti Masa Manalu tak banyak bicara saat namanya dipanggil. Petani itu hanya mengatakan bahwa penghasilannya dari ladang tidak selalu cukup untuk membiayai sekolah anaknya yang masih duduk di bangku SD.
Karena itu, ketika program beasiswa kembali diusulkan, ia merasa ada sedikit ruang lega.
“Saya bangga punya anggota DPR seperti Pak Rapidin dan Ibu Sorta. Saya jadi lebih bersemangat,” katanya.
Sabtu (14/2/2026), Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, kembali mengusulkan bantuan beasiswa bagi ratusan anak kurang mampu di Kabupaten Tapanuli Utara. Penjaringan dilakukan di Desa Pardangguran, Kecamatan Tarutung, dan Desa Janji Natogu, Kecamatan Pahae Julu, setelah verifikasi di tingkat akar rumput PDI Perjuangan.
Program ini bukan yang pertama. Pada 2025, Ketua DPD PDIP Sumatera Utara yang juga anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon MM, telah menyalurkan beasiswa kepada 242 pelajar di Taput dengan total Rp121,7 juta.
Rinciannya, 206 siswa SD menerima Rp92,7 juta, 28 siswa SMP Rp21 juta, dan 8 siswa SMA/SMK Rp8 juta. Sebelumnya, bantuan juga diberikan kepada 635 siswa di Kabupaten Toba.
Kini, sebanyak 222 calon penerima kembali diusulkan dari sejumlah kecamatan seperti Pangaribuan, Sipahutar, Tarutung, dan Pahae. Untuk 2026, nilai bantuan direncanakan naik 50 persen, Rp450 ribu untuk SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA/sederajat.
Bagi Rodison Sinaga, petani lainnya, bantuan itu cukup berarti di tengah kondisi pertanian yang sedang sulit. Ia menyebut sebagian tanaman rusak dan ladang terdampak longsor.
“Saat ini memang fase sulit bagi petani. Tanaman hancur, ladang pun ada yang terbawa longsor,” ujarnya. Ia berharap perhatian terhadap keluarga petani kecil tetap berlanjut.
Bagi mereka, beasiswa bukan sekadar angka dalam laporan penyaluran dana. Bantuan itu membantu memastikan anak tetap bisa membeli perlengkapan sekolah dan melanjutkan pendidikan, meski hasil panen tak selalu berpihak.
(Jun-tribun-medan.com).