TRIBUNTORAJA.COM - Dugaan percobaan pencurian di wilayah Kelurahan Pasang, Kecamatan Dende’ Piongan Napo (Denpina), Toraja Utara, Sulsel, memicu kewaspadaan warga.
Pelaku yang gagal beraksi bahkan meninggalkan sepeda motor dan tas berisi barang pribadi saat melarikan diri.
Kapolsek Sopai, Ipda Joni Manuk Allo, membenarkan pihaknya menerima laporan dugaan percobaan pencurian di Lingkungan To’ Tuan, Kelurahan Pasang, Sabtu (14/2/2026).
“Anggota langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Dari hasil pengecekan, tidak ada barang yang hilang,” ujar Joni.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diduga sempat berupaya mencongkel dinding pintu kios milik warga.
Namun aksinya gagal setelah pemilik kios terbangun karena mendengar suara mencurigakan.
“Pemilik kios bangun, sehingga pelaku langsung melarikan diri,” jelasnya.
Pelaku kabur ke arah hutan dan meninggalkan sepeda motor yang digunakan.
Selain itu, pelaku juga meninggalkan tas berisi telepon genggam, dompet, serta sejumlah dokumen pribadi.
Kendaraan tersebut kini diamankan di Mapolsek Sopai sebagai barang bukti.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi serta memburu terduga pelaku.
Menanggapi isu pencurian yang beredar, warga di sejumlah wilayah meningkatkan kewaspadaan.
Salah satunya warga Lembang (Desa) Paku, yang berjarak sekitar empat kilometer dari lokasi kejadian.
Mereka mengaktifkan ronda malam secara swadaya.
Sejumlah warga terlihat berpatroli menyusuri lorong-lorong kampung guna memastikan situasi tetap aman, termasuk menjaga hewan ternak seperti kerbau.
Sebagian lainnya berjaga di pos ronda sambil menyalakan api unggun.
Warga Lembang Paku, Lusianto, mengatakan ronda malam dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah beredarnya informasi percobaan pencurian di wilayah sekitar.
“Meski belum ada kejadian langsung di lembang kami, warga sepakat meningkatkan kewaspadaan. Ronda malam akan kami lakukan sampai situasi benar-benar aman,” ujarnya saat ditemui di pos ronda.
Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar masyarakat kembali tenang.(*)