POS-KUPANG.COM - PT Pelni sudah membuka pendaftaran program Mudik Gratis Lebaran 2026.
Jadwal Mudik Lebaran Gratis 2026 dibuka Jumat (13/2) hingga 28 Februari 2026 atau sampai kuota terpenuhi.
Berikut Cara daftar, syarat dan ketentuannya.
Cara Daftar Mudik Lebaran Gratis 2026
Mengusung tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, program Mudik Gratis Lebaran 2026 memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk pulang kampung menggunakan transportasi laut secara aman dan nyaman tanpa dipungut biaya.
Baca juga: Jadwal Libur dan WFA Lebaran 2026, Bisa Mudik hingga 2 Minggu!, Catat Tanggalnya
Berikut Cara Daftar Mudik Lebaran Gratis 2026
1. Calon pemudik dapat mendaftar melalui link resmi sesuai rute keberangkatan:
Rute Kumai – Semarang
https://bit.ly/MudikGratisPELNIKumaiSemarang
Rute Balikpapan – Surabaya
https://bit.ly/MudikGratisPELNIBalikpapan-Surabaya
2. Setiap calon pemudik hanya dapat mengisi formulir 1 (satu) kali untuk 1 (satu) NIK. Pendaftaran anggota keluarga dilakukan dengan mengisi formulir sesuai jumlah peserta yang didaftarkan.
3. Setelah formulir dikirimkan, data akan diverifikasi oleh PELNI.
4. Notifikasi verifikasi akan dikirimkan melalui WhatsApp apabila data dan dokumen telah memenuhi ketentuan.
5. Peserta yang telah terverifikasi wajib melakukan penukaran tiket hanya di:
a. Kantor Cabang PELNI Kumai, atau
b. Kantor Cabang PELNI Balikpapan
Baca juga: PELNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Bersama BUMN, Cek Rute, Syarat dan Ketentuannya
Dengan menunjukkan pesan verifikasi WhatsApp serta membawa identitas asli dan fotokopi.
6. Penukaran tiket tidak dapat diwakilkan dan harus dilakukan oleh nama yang terdaftar sesuai KK/KTP. Batas waktu penukaran maksimal H-2 sebelum keberangkatan.
7. Peserta akan menerima tiket dengan kode booking yang wajib ditukarkan menjadi boarding pass pada hari keberangkatan.
8. Calon Pemudik wajib taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku.
9. Pembukaan pendaftaran dimulai pada 13 Februari 2026 – 28 Februari 2026 (hingga kuota terpenuhi).
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Mudik Lebaran Gratis PT Pelni 2026
1. Calon pemudik harus memiliki Kartu Identitas berisi NIK (KTP untuk dewasa, dan Kartu Keluarga/KIA untuk calon penumpang dibawah 17 tahun).
2. Calon pemudik harus memiliki akun pada aplikasi Pelni Mobile.
3. Calon pemudik hanya diperbolehkan mendaftarkan anggota keluarga dalam 1 KK.
Berikut Rute Mudik Gratis Lebaran 2026 PT PELNI Bersama BUMN::
Dikutip dari laman resmi PT Pelni, pada Program Mudik Gratis Lebaran 2026, PELNI menyediakan 800 tiket gratis melalui dua kapal penumpang PELNI dari wilayah Kalimantan menuju Pulau Jawa.
1. KM Dorolonda
- Rute Balikpapan – Surabaya
- Keberangkatan 14 Maret 2026
- 400 tiket
2. KM Kelimutu
- Rute Kumai – Semarang
- Keberangkatan 15 Maret 2026
- 400 tiket
Baca juga: Pelni Hadirkan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Menjelang Lebaran 2026: Bisa Dipesan Sekarang
Bentuk Dukungan Pelni Mendukung Kelancaran Arus Mudik
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi PELNI dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Kami menyambut baik program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 yang kembali digelar tahun ini. PELNI menyiapkan KM Dorolonda dan KM Kelimutu untuk melayani masyarakat di Kalimantan agar dapat bertemu keluarganya di Jawa secara gratis,” ujar Ditto.
Masyarakat diimbau untuk memastikan kelengkapan data dan dokumen saat melakukan pendaftaran agar proses verifikasi dapat berjalan lancar.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar karena kuota terbatas dan pendaftaran berlaku first come first served,” tambah Ditto.
PELNI berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat, khususnya selama momen-momen penting seperti angkutan Lebaran.
“Melalui kolaborasi bersama BUMN lainnya, PELNI siap memberikan layanan terbaik agar mudik lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman dan penuh harapan bagi seluruh keluarga di Indonesia,” pungkas Ditto. (*)