Tempat Ziarah Kesultanan Banten Lama Rawan Copet, 2 HP Miliki Sekretaris PWI Cilegon Digondol Maling
Ahmad Tajudin February 15, 2026 09:59 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tempat penziarahan di kawasan Kesultanan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten rawan aksi pencopetan.

Kawasan Kesultanan Banten Lama merupakan situs cagar budaya dan bekas pusat pemerintahan Kesultanan Banten yang terletak di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten.

Kawasan ini juga sebagai pusat ziarah religius utama di Banten yang menampung makam para sultan, termasuk Sultan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten.

Menjelang bulan Ramadhan, sejumlah umat Islam dari berbagai daerah biasanya melakukan ziarah di makam kesultanan.

Dalam momen ini, banyak masyarakat dari berbagai daerah datang untuk berziarah atau hanya sekedar berlibur.

Sangat disayangkan, dalam momen menyambut bulan puasa aksi pencopetan ini masih marak terjadi di kawasan Kesultanan Banten Lama. 

Salah satu korban asal Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Lukman Hapidin baru saja kehilangan dua unit handphone atau telpon genggamnya saat ziarah di kawasan tersebut.

Usai selesai berziarah di makam Sultan Maulana Hasanudin Banten menuju lokasi selanjutnya dua unit handphonenya raib di dalam tas.

"Padahal sudah ditaro di depan tas. Sekitar jam 08.30 dua Hp hilang," ujarnya, kepada TribunBanten.com, lewat pesan singkat, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa Ramadhan 2026 : Catat 6 Poin Ini

Lukman mengaku kejadiannya begitu cepat tidak sampai dua menit ketika ia berjalan menuju lokasi selanjutnya. Saat itu, kata dia sedang ramai penziarah.

"Setelah ziarah di lokasi satu saya lihat masih ada. Baru jalan ke lokasi lainnya tas sudah kebuka, pas saya lihat udah nggak ada," tuturnya.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon ini menyesalkan masih banyaknya aksi kejahatan seperti pencopetan yang dinilai dibiarkan berkeliaran di tempat suci seperti penziarahan Banten Lama.

"Saya menyesalkan masih banyak copet berkeliaran di tempat ziarah Banten padahal ikonnya Provinsi Banten. Saya juga kecewa terhadap pihak keamanan dan petugas yang berjaga karena tidak bisa menjamin keamanan bagi para penziarah. Jangan hanya cuman ngambil duitnya doang, tapi nggak ada kerjanya," tegasnya.

Ia juga mendesak kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab yaitu pengelolaan penziarahan Banten Lama untuk bisa menjamin kenyamanan para penziarah.

"Jangan sampai ada korban lagi ke depannya. Jangan sampai penjahat-penjahat (copet) ini dipelihara. Pihak keamanan dan kepolisian harus menertibkan dan mengusut tuntas yang merugikan masyarakat dan menggangu kenyamanan masyarakat," tandasnya.

Salah satu petugas kemanan, Tomi mengakui bahwa masih banyak copet berkeliaran di penziarah Banten Lama.

Ke depan, pihaknya mengaku akan mengecek CCTV bilamana saat kondisi sepi.

"Kalau ada petugas yang nemu nanti dikabarin," ujarnya singkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.