Epson Paparkan Roadmap 2026, Fokus Teknologi Cetak Hemat Energi dan TKDN
Mochamad Dipa Anggara February 15, 2026 11:29 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BANGKOK – Memasuki tahun 2026, perusahaan teknologi global Epson secara resmi memaparkan peta jalan (roadmap) dan arah strategi bisnis terbarunya.

Hal tersebut disampaikan dalam Forum Discussion Group (FGD) pada rangkaian kegiatan Media Gathering 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 11–13 Februari 2026.

Dalam pemaparannya, jajaran pimpinan Epson menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi tonggak penting dalam strategi pertumbuhan perusahaan.

Fokus utama diarahkan pada perluasan adopsi teknologi cetak hemat energi yang lebih efisien dan berkelanjutan, seiring meningkatnya kesadaran pasar terhadap solusi ramah lingkungan.

Epson menilai performa tinggi tidak harus mengorbankan kelestarian lingkungan.

Melalui inovasi berkelanjutan, perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi yang tidak hanya unggul dari sisi produktivitas, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi operasional serta mengurangi jejak karbon secara signifikan, khususnya pada segmen Business-to-Business (B2B).

Selain teknologi ramah lingkungan, sejumlah topik strategis turut dibahas, mulai dari akselerasi digital di sektor pendidikan dan korporasi, penguatan pasar Business-to-Consumer (B2C), hingga kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Forum Discussion Group (FGD) dalam rangkaian kegiatan media gathering Epson
Epson menggelar kegiatan Media Gathering 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 11–13 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut Epson secara resmi memaparkan peta jalan (roadmap) dan arah strategi bisnis terbarunya sekaligus diadakan Forum Discussion Group (FGD) bagi para rekan jurnalis.

Dalam diskusi tersebut, Epson memaparkan strategi peningkatan kandungan lokal sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan industri nasional agar semakin kompetitif di pasar internasional.

Langkah ini disebut selaras dengan regulasi pemerintah Indonesia dalam memperkuat basis industri dalam negeri.

Pada segmen B2C, Epson menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi melalui peluncuran lini produk terbaru. Perusahaan juga menaruh perhatian pada penguatan manajemen merek, koordinasi distribusi, kecepatan layanan, hingga optimalisasi layanan purna jual.

FGD berlangsung interaktif dan terbuka. Para jurnalis dari berbagai daerah menyampaikan pandangan terkait tantangan adopsi teknologi, tren pasar, kebutuhan konsumen, hingga kendala infrastruktur di wilayah masing-masing.

Masukan tersebut menjadi catatan penting bagi manajemen dalam merumuskan pengembangan produk dan strategi bisnis ke depan.

Melalui komunikasi yang kolaboratif serta integrasi antara inovasi berkelanjutan dan kemitraan strategis, Epson optimistis menyongsong Tahun Fiskal 2026 dengan portofolio produk yang lebih hijau, efisien, dan relevan dalam mendukung kebutuhan digitalisasi di Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.