TRIBUNMANADO.CO.ID- Peristiwa besar yang tak akan pernah dilupakan oleh pengikut Yesus Kristus adalah pengorbanan.
Ia rela mati di atas Kayu Salib untuk memikul hukukan dosa manusia.
Sehingga orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 86:15, Kasih Tuhan Tak Berkesudahan
Ia yang menjalani hukuman dosa, dan Yesus menang atas maut.
Berikut renungan harian Kristen berjudul Kasih yang Rela Berkorban
Bacaan Alkitab dalam Yohanes 15:13.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Pada hari ketika dunia merayakan kasih dengan berbagai cara, firman Tuhan mengingatkan kita tentang kasih yang sejati kasih yang rela berkorban.
Yesus berkata, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.”
Kasih seperti ini bukan hanya tentang perasaan, melainkan tentang tindakan yang lahir dari kerelaan hati untuk memberi tanpa pamrih.
Yesus menunjukkan kasih itu secara sempurna di kayu salib.
Ia tidak hanya berbicara tentang kasih, tetapi membuktikannya dengan menyerahkan hidup-Nya demi keselamatan kita.
Kasih-Nya tidak bergantung pada apakah kita layak atau tidak, melainkan pada kerinduan-Nya agar kita hidup dalam persekutuan dengan Allah.
Kasih sejati bukan hanya dinyatakan dalam kata-kata, melainkan melalui pengorbanan dan pelayanan.
Kita dipanggil untuk meneladani kasih Kristus itu mengasihi dengan tulus, bahkan kepada mereka yang sulit dikasihi.
Ketika kita berani memberi diri untuk kebaikan orang lain, kita sedang memperlihatkan kasih Kristus yang hidup di dalam kita.
Hari ini, marilah kita tidak hanya merayakan kasih dengan ucapan, tetapi juga dengan perbuatan nyata.
Biarlah kasih Kristus memenuhi hati kita, sehingga setiap tindakan kita menjadi saluran kasih yang membawa terang dan pengharapan bagi sesama.