Rekaman Detik-detik Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak Pria Misterius di Teras Rumahnya
Feryanto Hadi February 16, 2026 12:35 AM

 

 

WARTAKOTALIVE.COM, PEKALONGAN- Warga Pekalongan dihebohkan dengan peristiwa penembakan salah satu tokoh ternama di kota itu.

Aksi teror penembakan menggegerkan warga Capgawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (14/2/2026) malam.

Seorang pria tak dikenal dengan pelat nomor motor yang ditutup plastik kresek putih ini melepaskan tembakan ke rumah Amat Muzakhin alias Boim (56), suami anggota DPRD Jateng.

Peristiwa terjadi sekira  pukul 21.10 saat Boim duduk santai di teras rumah bersama dua rekannya.

Boim merupakan suami dari Nur Fatwah anggota Komisi A DPRD Jateng, dari partai PPP.

Beruntung peluru yang ditembakan tidak mengenainya dan hanya mengenai teras rumahnya.

 Ia menyebut pelaku mengendarai sepeda motor dengan pelat nomor motor yang ditutup plastik kresek putih.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.10 WIB saat Boim tengah duduk santai di teras rumahnya bersama dua rekannya. 

Pelaku datang mengendarai sepeda motor matic warna hitam.

Baca juga: Maling Motor yang Tembak Kaki Pedagang Beras di Palmerah Jakbar Ditangkap saat Kabur ke Jogja

Ciri-cirinya mengenakan jaket kulit hitam, celana pendek hitam, helm hitam, serta masker abu-abu.

Setelah sempat memutar balik kendaraan di depan gerbang rumah korban, pelaku mengeluarkan pistol dan melepaskan satu kali tembakan ke arah teras.

Proyektil tidak mengenai korban.

Peluru hanya menghantam bagian atas dinding dan plafon teras sebelum akhirnya ditemukan di area garasi rumah.

"Saya tidak punya firasat apa-apa. Saya kira itu pengirim paket atau tamu," ujar Boim, Minggu (15/2/2026).

Ia mengaku, tidak memiliki persoalan pribadi yang dapat memicu aksi tersebut. 

Sementara itu, jajaran Polres Pekalongan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa satu proyektil timah berwarna perak sepanjang kurang lebih satu sentimeter.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya serius menangani kasus tersebut.

"Kami sudah mendatangi TKP, memeriksa para saksi, dan mengamankan barang bukti.

Saat ini tim sedang bekerja untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik penembakan ini," tegasnya.

Ia menambahkan, kepolisian juga mendalami kemungkinan adanya unsur teror atau intimidasi.

Dalam pantauan tribunjateng.com, Minggu (15/2/2026) saat ini tim dari Labfor Polda Jateng bersama Satreskrim Polres Pekalongan masih melakukan olah TKP terkait teror penembakan tersebut. 

Dipastikan Senjata Api

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf memastikan, bahwa aksi penembakan terhadap rumah warga di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, menggunakan senjata api.

Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan temuan proyektil di lokasi, Minggu (15/2/2026).

Kapolres AKBP Rachmad menjelaskan, pelaku datang menggunakan motor jenis Vario dan masuk ke area rumah yang saat itu dalam kondisi pagar terbuka.

Setelah masuk, pelaku berputar arah, kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum melarikan diri.

"Dari hasil olah TKP, kami menemukan satu proyektil.

Perkenaan tembakan berada di dak atas teras, kemudian proyektil memantul dan ditemukan di sebelah kiri garasi. Dari hasil sementara, kami pastikan itu menggunakan senjata api," ujar AKBP Rachmad C Yusuf.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengenakan jaket kulit warna hitam dan masker.

Pelaku sudah petakan lokasi

Berdasarkan analisis sementara, pihaknya menduga pelaku sudah mengenali atau memetakan lokasi sebelum melancarkan aksinya.

Gerak pelaku dinilai cepat dan terarah, mulai dari masuk ke halaman rumah hingga meninggalkan lokasi usai menembak.

Meski demikian, motif penembakan masih didalami.

Dari arah tembakan yang mengarah ke atas, polisi sementara menyimpulkan aksi tersebut merupakan bentuk teror.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait motifnya.

Untuk sementara, indikasinya lebih kepada aksi teror karena tembakan mengarah ke atas," jelasnya.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Pekalongan mendapat dukungan dari Ditreskrimum dan Bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk pemeriksaan balistik lebih lanjut.

Kapolres menegaskan, pihaknya terus memburu pelaku dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

"Kami berkomitmen mengungkap pelaku, dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif," tegasnya. (Indra Dwi Purnomo)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.