TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING – Kabar gembira bagi ratusan warga binaan di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.
Pemerintah memastikan pembangunan gedung baru untuk lapas tersebut telah masuk dalam daftar prioritas tahun ini.
Saat ini, kondisi lapas dinilai jauh dari kata laik.
Kapasitas hunian bahkan disebut telah over kapasitas hingga lebih dari 800 persen.
Ruangan seluas 12 meter persegi yang idealnya dihuni 15 orang, terpaksa dijejali hingga 50 orang.
Tak hanya itu, ruangan berukuran 4x10 meter juga harus dimanfaatkan sebagai musala sekaligus tempat olahraga.
Total sekitar 500 warga binaan harus berbagi ruang dalam kondisi serba terbatas.
Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Muhklisin, Senin (16/2/2026) mengatakan pembangunan lapas baru tersebut sudah menjadi prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Saya diminta Pak Bupati Suhardiman untuk mem-follow up usulan pembangunan Lapas Teluk ke Kemenimipas kemarin. Saya juga bawa serta Kalapasnya untuk menindaklanjuti usulan ini. Kabar baiknya, usulan kita masuk prioritas tahun ini," ujar Muhklisin.
Baca juga: Politisi PDIP Riau Tegaskan Jokowi dan PSI Bukan Ancaman di Pemilu Mendatang
Baca juga: Seorang Pemuda di Kuansing Ditangkap Usai Tipu Konter Ponsel dengan Modus QRIS Palsu
Menurutnya, Pemkab Kuansing telah menyiapkan lahan seluas 13 hektare untuk pembangunan lapas baru tersebut.
Muhklisin berharap pembangunan lapas baru di Teluk Kuantan dapat segera terealisasi sehingga warga binaan bisa menempati gedung yang lebih manusiawi dan sesuai standar.
"Kita sudah siapkan lahan, tinggal kementerian yang bangun. Karena bagaimanapun, para penghuni lapas adalah warga kita juga. Sudah semestinya mendapat fasilitas yang layak," tambahnya.