Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga Aceh Singkil, mulai buru daging meugang, Senin (16/2/2026).
Berdasarkan pantauan di tempat penjualan daging meugang di Desa Kilangan, warga sudah datang sejak pagi.
Mereka memilih beli pagi hari dengan alasan daging masih segar.
Maklum baru saja pedagang sembelih kerbau dan sapi yang dijual.
"Pagi-pagi beli karena masih segar," kata Wati ibu rumah tangga ditemui saat membeli daging.
Baca juga: Bijak Membeli dan Menyimpan Daging Meugang
Harga daging meugang di Kabupaten Aceh Singkil, Rp 170 ribu per kilogram.
Harga tersebut naik Rp 20 ribu dibanding hari-hari biasa yang berada dikisaran Rp 150 ribu per kilogram.
Selain daging warga juga membeli tulang. Untuk tulang yang masih berdaging per kilogram Rp 80 ribu.
Diperkirakan harga daging meugang akan naik pada H-1 menjelang puasa.
Warga membeli daging meugang sepaket. Selain daging mereka juga membeli tulang.
Selain berburu daging sapi dan kerbau, warga juga ada yang membeli ayam untuk kebutuhan meugang.
Baca juga: Ini Lokasi Pasar Murah Jelang Ramadhan di Aceh Singkil
Hal itu terpantau di lokasi penjualan ayam potong warga mulai ramai berdatangan membeli.
Sementara itu puncak hari meugang di Aceh Singkil, diperkirkan, Selasa (17/2/2026) besok.
Lazimnya saat meugang warga Aceh Singkil, akan memenuhi tempat wisata, untuk berkumpul bersama keluarga besar.
Setelah sebelumnya menggelar doa bersama di rumah masing-masing.(*)
Baca juga: Kapal Nelayan Sumut Ditabrak Cargo 4 ABK Hilang, Puing-puing Ditemukan di Aceh Timur