Cerita Noto Snack, Kelompok UMKM Olahan Pangan di Batui Banggai
Regina Goldie February 16, 2026 01:29 PM

 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Noto Snack membantu menambah penghasilan anggotanya. 

Noto Snack berdiri di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Ketua Kelompok UMKM Noto Snack, Andi Ema menceritakan, usaha ini dimulai sejak tahun 2022.

Dipelopori 20 ibu-ibu di Desa Nonong.

"Awal namanya Barokah Food, tapi daftar di HAKI sudah ada nama itu," katanya di Rumah Produksi dan Galeri UMKM, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Pemkot Palu Targetkan Rehabilitasi Pasar Tavanjuka Selesai Sebelum Ramadan 2026

Noto Snack memproduksi Kacang Disko, dijual Rp15 ribu, lalu Keripik Pisang Rp10 ribu.

Kini dijual di Golden Hill, salah satu toko di Jl Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Banggai. 

Ia mengungkapkan, kacang dipasok dari Desa Kayowa. Langsung dari petani.

"Kalau tak musim panen ambil di Pasar Batui," ujarnya.

Sementara Pisang Tanduk dibeli dari warga Desa Nonong.

Baca juga: Maknai Valentine dengan Aksi Kasih, OSIS SMA GKST Imanuel Palu Kunjungi Anak Binaan LPKA Palu

"Awalnya sulit mencari, sekarang sudah ada di Desa Masing dan warga sekitar sini ," terangnya.

Ia berharap pemasaran produk semakin meluas dan menjangkau toko ritel di Kabupaten Banggai. 

Kelompok UMKM di bawah binaan Pertamina EP Donggi Matindok Field, perusahaan hulu Migas di Banggai. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.