Berawal dari Alibi Begal Tak Jelas, Kasus Percobaan Pembunuhan di Belitung Terbongkar
Ardhina Trisila Sakti February 16, 2026 02:33 PM

POSBELITUNG,CO, BELITUNG — Jajaran Satreskrim Polres Belitung mengungkap alibi palsu yang sempat disampaikan pelaku dugaan percobaan pembunuhan terhadap Sudiana di Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk. 

Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma menjelaskan awalnya polisi menerima laporan kejadian percobaan pembunuhan terhadap Sudiana pada Minggu (15/2/2026) 

“Pelaku sempat beralibi dibegal sekelompok orang tidak dikenal yang ingin mengambil motornya,” ujar AKP I Made Yudha Suwikarma.

Made menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB, saat pelaku mengajak korban untuk pergi ke rumah sakit jiwa di wilayah Batu Itam.

Mereka berangkat bertiga yaitu pelaku, ibu dan kakaknya. 

Dalam perjalanan, pelaku sempat menurunkan pelapor di depan sebuah minimarket di Jalan Batu Itam.

Tak lama berselang, pelaku kembali menjemput pelapor dalam kondisi tangan, baju dan celana berlumuran darah.

Saat ditanya, pelaku mengaku menjadi korban begal oleh sekelompok orang tak dikenal yang disebut hendak merampas sepeda motornya.

“Namun dari hasil pemeriksaan awal, keterangan pelaku terkait aksi begal tersebut tidak jelas dan tidak konsisten, sehingga menimbulkan kecurigaan petugas,” ungkap Made. 

Setelah dilakukan pendalaman dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), termasuk mencocokkan waktu kejadian dan kondisi korban yang ditemukan bersimbah darah di wilayah Batu Itam, polisi menemukan kejanggalan dalam alibi tersebut.

Ditambah hasil interogasi akhirnya mengungkap bahwa pelaku merekayasa cerita begal untuk menutupi perbuatannya.

Proses penyelidikan ini melibatkan jajaran Tim Opsnal Satreskrim Polres Belitung bersama Unit Reskrim Polsek Sijuk. 

"Akhirnya pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah pisau dengan maksud menghilangkan nyawa korban," kata Made. 

Ia menegaskan, pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kejelian penyidik dalam mencermati ketidaksesuaian keterangan pelaku.

“Karena keterangannya tidak jelas dan berubah-ubah, kami lakukan pendalaman. Dari situ terungkap bahwa cerita begal tersebut tidak benar,” tegasnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Belitung dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.