Langka Buku Bacaan di Perbatasan, Pemkab Malinau Dapat Bantuan 700 Bacaan Digital dari Badan Bahasa
Junisah February 16, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Kelangkaan buku bacaan bermutu di wilayah perbatasan di Malinau Kalimantan Utara coba diurai melalui terobosan digital oleh Badan Bahasa Kemendikdasmen.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muhsin menyerahkan ratusan judul buku dalam bentuk external hard disk kepada Pemkab Malinau.

Langkah ini diambil mengingat akses wilayah 3T yang sulit dan biaya distribusi buku fisik yang tergolong mahal ke pedalaman.

Koleksi tersebut mencakup lebih dari 700 judul buku bacaan untuk jenjang PAUD hingga SMA yang sudah dikurasi secara nasional.

Baca juga: Buku Bacaan, jadi Benteng Pertahanan Anak Malinau dari Kecanduan Digital

"Nanti Pak Bupati bisa kolaborasi dengan mitra atau pihak swasta, anggaran alokasi untuk cetak buku bisa menggunakan file yang ada di situ, ujar Hafidz Muhsin saat ditemui di Malinau.

Hafidz  Muhsin menjelaskan, file digital tersebut merupakan modal besar bagi pemerintah daerah untuk mencetak buku secara mandiri sesuai kebutuhan sekolah.

Strategi ini dianggap dia lebih efektif ketimbang menunggu kiriman fisik yang memakan waktu lama dan biaya angkut yang tinggi.

Hafidz Muhsin menyebut, ketersediaan buku yang menarik adalah kunci utama meningkatkan minat baca anak-anak di sekolah.

Buku bacaan di Malinau 02 16022026.jpg
BUKU BACAAN - Ratusan buku bacaan di Perpustakaan Malinau, Kalimantan Utara. Tahun ini Malinau menerima ratusan buku bacaan digital dan fisik dari Balai Bahasa

"Permasalahan literasi seringkali karena fasilitas sumber bacaan terbatas, atau ada sumber bacaan namun tidak menarik bagi siswa," katanya.

Selain memberikan file siap cetak, Badan Bahasa juga telah menyalurkan 600 eksemplar buku fisik ke SDN 02 Malinau sebagai stimulan awal.

Dia berharap pemerintah daerah segera menjadikan pemenuhan buku bermutu sebagai program prioritas untuk mendongkrak kualitas SDM Kaltara.

"Insya Allah nanti kami akan berikan kepada setiap pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Utara file buku-buku yang siap dicetak ini, tutup dia," ucapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.