2 Bencana Longsor di Pangandaran Terjadi Dalam Sepekan Terakhir, Badan Jalan Tertutup
Machmud Mubarok February 16, 2026 04:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat ada dua kejadian tanah longsor terjadi sepanjang cuaca ekstrem dalam sepekan terakhir.

Longsor pertama terjadi di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Langkaplancar, Senin (9/2/2026). Material dari tebing setinggi 100 meter longsor dan menutupi sebagian badan jalan di Langkaplancar.

Kalak BPBD Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi, mengatakan kondisi lokasi sangat terjal dan sempat menyulitkan proses penanganan.

Alat berat pun tidak dapat menjangkau titik longsor sehingga penanganan melibatkan alat berat dari dinas lain.

"Penanganannya menggunakan beko besar milik Dinas Pekerjaan Umum. Alhamdulillah sekarang sudah selesai ditangani," ucap Dodo melalui WhatsApp, Senin (16/2/2026) siang.

Kemudian, longsor di blok Dusun Burujul RT 08/06, Desa Padaherang, Kecamatan Padaherang, Sabtu (14/2/2026) malam.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Tebing di Padaherang Pangandaran Longsor

Baca juga: 3 Kampung di Leuwigoong Garut Diterjang Longsor, 3 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen 

Tepatnya depan bangunan SD Negeri 4 Padaherang dan kantor Desa Padaherang. Material longsoran menutup badan jalan.

Akibatnya, akses jalan antar desa dan antar Kecamatan itu sempat tertutup tanah dan material bebatuan kerikil hingga ukuran boulder.

"Tapi alhamdulilah bisa kita langsung atasi dengan menggunakan alat berat eksavator," katanya.

Meski terjadi dua kali longsor dalam waktu berdekatan, Dodo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut. 

Meski demikian, Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan perjalanan melintasi wilayah rawan longsor. 

Daerah di Kabupaten Pangandaran sendiri terdapat kontur tanah terjal yang berpotensi terjadi pergerakan tanah saat hujan deras.

"Di Kabupaten Pangandaran ini banyak daerah yang terjal dan berpotensi terjadi longsor," ucap Dodo. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.