Kabur dari Blokade Trump, Tanker Minyak Venezuela Dikejar dan Dinaiki Pasukan AS di Samudra Hindia
Tegar Melani February 16, 2026 05:11 PM

Pasukan Amerika Serikat (AS) kembali menaiki kapal tanker yang membawa minyak Venezuela di Samudra Hindia.

Setelah kapal tersebut diduga melarikan diri dari blokade sanksi Presiden AS Donald Trump di wilayah Karibia.

Kapal berbendera Panama, Veronica III, disebut telah berupaya menentang karantina.

Terhadap kapal-kapal yang dikenai sanksi dan berusaha kabur dari pengawasan.

Melalui unggahan di akun X pada Minggu (15/2/2026), Departemen Pertahanan AS atau Pentagon menyatakan.

Bahwa pihaknya melacak pergerakan kapal tersebut dari Karibia hingga ke Samudra Hindia.

Pentagon menyebut pasukannya menutup jarak dan akhirnya menghentikan kapal itu.

Unggahan tersebut juga menampilkan video pasukan AS yang diterjunkan menggunakan helikopter sebelum naik ke atas dek kapal tanker.

Kapal itu dilaporkan membawa hampir dua juta barel minyak mentah dan bahan bakar.

Pentagon tidak menjelaskan secara rinci apakah kapal tersebut resmi disita dan berada di bawah kendali AS.

Setidaknya sembilan kapal yang diduga terkait pengangkutan minyak Venezuela telah disita dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintahan Trump untuk memperketat kontrol terhadap ekspor minyak Venezuela.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.