Tribunlampung.co.id, Kediri - Polisi mulai menemukan titik terang terkait penemuan jenazah laki-laki di areal sawah di Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Jasad yang sempat anonim tersebut ternyata berinisial T (50) warga Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Penemuan jasad T sempat membuat geger warga Desa Tambakrejo hingga dilaporkan ke Polsek Gurang, Minggu (15/2/2026).
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.
Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal ditemukan indikasi korban meninggal tidak wajar.
Pasalnya, pada tubuh korban terdapat banyak luka dan pakaian dalam kondisi robek.
"Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah dan jejak goresan darah pada beberapa titik, serta luka-luka yang ditemukan, identik dengan korban kecelakaan lalu lintas," ujar AKP Joshua, Senin (16/2/2026) dikutip dari TribunJatim.com.
Hasil olah TKP juga menemukan bekas darah di sejumlah titik sepanjang kurang lebih tiga kilometer dari arah Pare ke lokasi penemuan jasad.
Temuan itu menjadi petunjuk penting dalam mengungkap kronologi kejadian. Dalam proses penyelidikan, polisi meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Dari keterangan yang diperoleh, pada waktu yang hampir bersamaan, terdapat insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor.
Pengendara motor tersebut diketahui sempat pingsan dan ditolong warga sebelum dibawa ke RSUD Pelem untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi kemudian meminta keterangan dari pengendara yang dirawat tersebut. "Ada warga yang menolong pengendara sepeda motor ini dan dibawa ke rumah sakit," beber AKP Joshua.
"Setelah kami mintai keterangan, ternyata sebelumnya terlibat kecelakaan lalu lintas dengan pejalan kaki dengan ciri-ciri yang sama yang kami duga merupakan jenazah tersebut," paparnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga pertama kali tertabrak sepeda motor. Namun, peristiwa tidak berhenti di situ.
Polisi juga mendapatkan kesaksian warga yang melihat sebuah mobil melaju tergesa-gesa mendekati lokasi penemuan jenazah.
Diduga, setelah insiden awal, korban kembali tertabrak mobil yang melintas dan terseret hingga kurang lebih tiga kilometer dari lokasi pertama kejadian.
"Kemudian korban kembali tertabrak mobil hingga terseret kurang lebih tiga kilometer. Dari hasil penyelidikan, korban ini meninggal diduga akibat kecelakaan."
"Dugaan sementara korban meninggal karena tertabrak mobil hingga terseret sampai ke TKP penemuan," jelasnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dan terus mendalami keterangan saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.
Meski demikian, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian tersebut mengarah pada peristiwa kecelakaan lalu lintas.
"Kasus ini kami serahkan penanganannya kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri."
"Namun demikian, kami juga masih terus melakukan pendalaman keterangan saksi," tandas AKP Joshua.(*)