Pencurian Koper Turis Thailand di Bromo: Bupati Probolinggo Bereaksi Keras
Cak Sur February 16, 2026 06:32 PM

 

PROBOLINGGO, SURYA.CO.ID - Kasus pencurian 7 koper milik wisatawan asal Thailand di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), memicu reaksi keras dari pemerintah daerah setempat.

Insiden yang menimpa turis mancanegara ini menjadi perhatian serius, karena terjadi di kawasan penyangga wisata Gunung Bromo.

Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris atau Gus Haris, menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi pada Minggu (15/2/2026) tersebut.

Menurutnya, citra pariwisata Probolinggo harus dijaga demi kenyamanan wisatawan dunia.

Fakta Kasus Pencurian Koper Turis Thailand

Kejadian ini menjadi bahan evaluasi total bagi pengelola wisata dan aparat keamanan di wilayah Bromo. Berikut adalah rincian fakta-fakta terkait insiden tersebut:

  • Lokasi Kejadian: Pendopo Pemberhentian Bus, Kecamatan Sukapura, Probolinggo.
  • Waktu Insiden: Minggu, 15 Februari 2026.
  • Jumlah Kerugian: 7 unit koper milik rombongan wisatawan asal Thailand.
  • Status Fasilitas: Area parkir resmi Pendopo Agung sebenarnya sudah dilengkapi CCTV.
  • Respons Otoritas: Bupati Probolinggo Gus Haris langsung mengeluarkan instruksi penguatan sistem keamanan.

Penguatan Keamanan Destinasi Wisata Bromo

Gus Haris menegaskan, bahwa rasa aman adalah fondasi utama pariwisata. Ia meminta seluruh stakeholder, mulai dari masyarakat hingga aparat untuk memperkuat koordinasi di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Pariwisata hanya akan tumbuh jika wisatawan pulang dengan rasa aman dan cerita baik tentang Probolinggo," ungkap Gus Haris, Senin (16/2/2026).

Ia menekankan, bahwa setiap tamu adalah sahabat yang kehormatannya harus dijaga bersama.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkomitmen melakukan audit keamanan di titik-titik vital wisata. Hal ini dilakukan, untuk memastikan fasilitas seperti CCTV berfungsi optimal dan pengawasan personel ditingkatkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.