TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sehari jelang perayaan Imlek, peristiwa memilukan terjadi di kawasan Pecinan Makassar.
Data dari kepolisian setempat sebanyak 11 rumah ludes akibat peristiwa kebakaran yang terjadi, Senin (16/2/2026) sore.
Kebakaran di kawasan Pecinan Makassar mencakup wilayah Jl. Sangir Lorong 220 dan Jl Bacan Lorong 241.
Di wilayah itu sebanyak 8 rumah terbakar.
Kemudian di Jl Bacan Lorong 241 sebanyak 3 rumah.
Informasi yang dihimpun Tribun-Timur.com, kobaran api muncul pertama kali dari lantai dua salah satu rumah warga.
Kobaran api itu membesar dan merembet ke rumah warga lainnya.
Belasan kendaraan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, dikerahkan ke lokasi.
Baca juga: Kronologi Kebakaran 7 Rumah di Jl Sangir Makassar, Bocah 8 Tahun Kena Luka Bakar
Petugas Damkar mengulur selang dari Jl Sangir ke dalam lorong lantaran akses ke titik tapi tak muat untuk truk Damkar.
Sekitar 30 menit proses pemadaman berlangsung, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kadis Damkarmat Makassar Fadli Wellang yang ditemui wartawan di lokasi, mengatakan, jajarannnya menerima laporan kebakaran pukul 16.15 Wita.
"Jadi anggota tiba di sini langsung melakukan pemadaman, sekitar setengah jam. Ada tujuh petak di sini kejadian yang terbakar," ujar Fadli Wellang.
Dalam proses pemadaman lanjut Fadli, total ada 35 petugas dikerahkan dengan jumlah kendaraan pemadam sebanyak 13 unit.
"Sebenarnya 11 unit (pemadam) sudah selesai, namun kita tambah dua unit karena masih ada bahan-bahan kayu yang menumpuk di bawah dan mudah terbakar," lanjutnya.
Satu dari tujuh rumah yang terbakar diketahui milik salah satu petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.
Saat kejadian, kata Fadli, petugas itu sedang tidak berada di rumahnya.
"Ada satu orang anggota kami, kebetulan yang bersangkutan bekerja di Sudiang, jadi tidak sempat berada. Namun yang bersangkutan sudah menuju tempat ini," jelasnya.
Terpisah Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil yang dikonfirmasi, mengatakan, dalam peristiwa itu terdapat korban luka bakar.
Korban luka kata Adil, adalah bocah delapan tahun berinisial AZ warga Jl Bontojai.
Dalam dokumentasi foto yang diterima, korban mengalami luka bakar di tangan, lengan, betis dan kaki.
"Korban mengalami luka bakar. Saat kejadian, korban diketahui sedang bermalam di rumah (kerabatnya) Anwar Backu (Ketua RT) di Jl Sangir Lorong 220," kata Adil.
Kini korban kata Adil, telah mendapatkan perawatan medis di RS Akademis, Makassar.
Sementara untuk penyebab pasti kebakaran, lanjut Adil masih dalam penyelidikan polisi.
Kini lokasi kebakaran telah dipasang garis polisi untuk menghalau warga.
"Penyelidikan mendalam masih berlangsung untuk memastikan sumber dan penyebab kebakaran," tuturnya.
Data Pemilik Rumah yang Terbakar
Total 11 (sebelas) unit rumah terdampak, masing-masing milik:
Jl. Sangir Lr. 220:
Yusuf
Anwar (Ketua RT)
Husain
Lion
Maria
Marcel
Marten
Kasim
Jl. Bacan Lr. 241:
Tan Mei King (5 orang penghuni)
Yetty (1 orang penghuni)
Benny (5 orang penghuni)
Data Korban
Nama: Azka bin Agus
Umur: 8 Tahun
Alamat: Jl. Bontojai
Keterangan: Mengalami luka bakar.(*)