TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kecelakaan antara truk tangki CPO dan sepeda motor di Ketapang menyebabkan satu orang meninggal.
Peristiwa ini terjadi di ruas Jalan Ketapang-Siduk KM 29, Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Satu dari dua remaja yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis.
Korban berinisial TM (17) mengembuskan napas terakhir ketika dalam perjalanan rujukan menuju rumah sakit di Pontianak, Sabtu 14 Februari 2026 malam.
Kasatlantas Polres Ketapang AKP Yunita Puspita Sari mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris membenarkan kabar meninggalnya korban.
"Korban TM meninggal dunia saat dirujuk ke Pontianak, sedangkan satu korban lainnya masih dirawat intensif di RSUD Agoesdjam Ketapang," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribunpontianak.co.id, Senin 16 Februari 2026 pagi.
Baca juga: Polres Ketapang Gelar UKL VII Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong di Wilayah Kota Ketapang
Menurutnya, penanganan perkara kecelakaan tersebut kini berada pada Unit Gakkum Satlantas Polres Ketapang.
Pengemudi truk tangki juga masih menjalani proses pemeriksaan.
Ia menegaskan, apabila dalam hasil penyelidikan ditemukan adanya unsur kelalaian, maka sopir truk akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Pengemudi dapat dikenakan Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," tegasnya.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu 14 Februari 2026 siang.
Truk tangki CPO KB 8218 GN yang dikemudikan R (31), warga Kecamatan Matan Hilir Utara, terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Scoopy KB 6024 GAA yang dikendarai TM.
Akibat benturan, kedua remaja mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Agoesdjam Ketapang.
Namun, kondisi TM terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat proses rujukan.
Sementara rekannya, RM (17), yang saat itu dibonceng, masih menjalani perawatan karena mengalami luka serius.
Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi pasti kecelakaan.(fim)