TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Dukuh Tugurejo, Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Senin (16/2/2026) sore. Sebanyak sembilan warga, terdiri atas lansia, anak-anak, dan balita, berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Akhdan rescuer SAR Bumi Santri, mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya warga yang masih bertahan di rumah dengan kondisi air yang terus menggenang. Di antara warga yang dievakuasi terdapat seorang lansia yang tengah sakit dan membutuhkan penanganan segera.
"Total ada sembilan orang yang kami evakuasi sore ini. Kondisi air masih cukup tinggi dan membahayakan, terutama bagi lansia dan anak-anak," ujarnya.
Baca juga: Update Banjir Grobogan: Jalur KA Karangjati-Gubug Sudah Dibuka Lagi
Baca juga: Daftar 7 Wilayah Terdampak Banjir di Jateng, Hujan Deras Masih Berpotensi Seminggu Lagi
Banjir yang merendam Desa Pait terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (15/2/2026) malam. Air yang meluap merupakan, limpasan dari Sungai Pait yang tidak mampu menampung debit air akibat intensitas hujan tinggi.
Ketinggian air di Dukuh Tugurejo dilaporkan mencapai selutut orang dewasa.
"Meski sempat surut dan warga kembali ke rumah masing-masing, banjir kembali datang sehingga evakuasi harus dilakukan untuk ketiga kalinya di dukuh tersebut," ucapnya.Seluruh warga yang dievakuasi selanjutnya dibawa ke tempat pengungsian Lokatex untuk mendapatkan penanganan dan bantuan lebih lanjut.
Pantauan Tribunjateng.com, kondisi cuaca saat ini di Kabupaten Pekalongan masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. (Dro)