Hujan Buatan Cegah Karhutla Meluas, Pesawat OMC Dijadwalkan Tiba di Riau Pekan Ini
M Iqbal February 16, 2026 11:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau mulai diperkuat dari udara.

Pemerintah pusat dikabarkan segera mengirimkan pesawat untuk kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijadwalkan tiba di Pekanbaru dalam pekan ini.

Pengiriman pesawat tersebut menyusul penetapan status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Jim Gafur, mengatakan pesawat OMC akan langsung dioperasikan begitu tiba di Riau. Langkah ini diambil karena masih terdapat awan potensial yang memungkinkan dilakukannya hujan buatan.

“Pesawat OMC akan datang ke Riau dalam pekan ini. Begitu tiba, langsung melaksanakan operasi modifikasi cuaca karena masih ada awan yang berpotensi diturunkan hujan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Selain pesawat OMC, Pemprov Riau juga telah menyampaikan permintaan bantuan helikopter water bombing dan patroli udara kepada pemerintah pusat melalui BNPB. Namun hingga kini, bantuan tersebut masih menunggu proses administrasi.

“Permintaan bantuan helikopter water bombing sudah kami sampaikan secara lisan. Untuk surat resmi masih menunggu ditandatangani Pak Gubernur,” jelas Jim.

Dengan kedatangan pesawat OMC yang dijadwalkan pekan ini, pemerintah berharap upaya penanganan Karhutla di Riau dapat semakin efektif, terutama dalam menekan potensi kebakaran meluas di tengah kondisi cuaca yang masih rawan.

Sementara itu, Karhutla masih terjadi di tiga daerah, yakni Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Dumai. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, serta Manggala Agni masih berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah titik api.

Di Pelalawan, kebakaran terpantau terjadi di wilayah Pulau Mendol. Penanganan di lokasi ini terbilang cukup sulit karena akses darat terbatas dan belum adanya dukungan pemadaman dari udara. Hingga kini, fokus utama tim masih pada upaya pemadaman api.

“Untuk luasan kebakaran belum bisa dipastikan karena tim masih fokus memadamkan api. Sebanyak 12 personel BPBD Riau sudah kami kerahkan, dan tim sudah lima hari berada di Pelalawan bersama unsur gabungan,” ungkap Jim.

Di Bengkalis, Karhutla terdeteksi di Desa Damai, Kecamatan Air Putih, serta Desa Tanjung Leban, Kecamatan Rupat. Tim gabungan terus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan guna mencegah api kembali membesar.

Sementara di Kota Dumai, kebakaran yang terjadi di wilayah Bukit Timah dan Lubuk Gaung dilaporkan sudah berhasil dipadamkan. Saat ini, kedua lokasi tersebut masih dalam tahap pendinginan dengan tim tetap bersiaga untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.