Proyek Perumahan Bernuansa Resort di Kawasan Penyangga Jakarta Masuk Tahap Konstruksi
Wahyu Septiana February 17, 2026 01:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Proyek perumahan bernuansa resort di kawasan penyangga Jakarta resmi memasuki tahap konstruksi.

Tahap awal pembangunan ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking gerbang utama dan klaster perdana pada Sabtu (14/2/2026).

Pihak pengembang menyatakan, pembangunan ini menjadi tonggak awal realisasi kawasan hunian yang dirancang mengusung konsep menyatu dengan alam, sekaligus tetap memperhatikan aspek kenyamanan modern.

Klaster pertama yang dibangun menawarkan pemandangan pegunungan dan danau, dengan desain yang mengedepankan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta tata ruang fungsional.

Konsep tersebut disebut sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan hunian yang lebih sehat dan memiliki kualitas lingkungan lebih baik.

Selain pembangunan unit rumah, pengembang juga meresmikan ikon kawasan yang berada di gerbang utama.

Elemen arsitektur tersebut dirancang sebagai simbol identitas kawasan sekaligus representasi nilai konektivitas, kekuatan, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.

COO Synthesis Development, Aldo Daniel, mengatakan groundbreaking ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan hunian yang memiliki nilai guna dan potensi investasi jangka panjang.

“Melalui pembangunan Main Gate dan Cluster Nala, kami ingin menghadirkan kawasan hunian resort yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga fungsional dan berkelanjutan," kata Aldo, Senin (16/2/2026).

"Anandaya Home Resort dirancang sebagai tempat tinggal sekaligus ruang hidup yang memberi kualitas hidup lebih baik bagi penghuninya,” ujar Aldo.

Kawasan tersebut dikembangkan dengan konsep terpadu yang memadukan hunian, fasilitas pendukung, serta ruang terbuka hijau.

Fasilitas yang disiapkan antara lain area hijau seluas kurang lebih 2.500 meter persegi, taman tematik, serta clubhouse dengan sarana olahraga dan ruang komunitas.

Akses Mudah

Dari sisi aksesibilitas, lokasi proyek berada di wilayah Serpong Selatan dan terhubung dengan sejumlah infrastruktur transportasi, termasuk akses menuju stasiun KRL serta jalan tol di sekitarnya.

Pengembang menilai konektivitas ini menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan kawasan penyangga Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, pengembang juga memperkenalkan sejumlah program penawaran kepada konsumen.

Ada insentif pajak pertambahan nilai (PPN) serta skema pembiayaan dengan cicilan ringan. Target penyelesaian tahap awal hunian direncanakan pada 2026.

Pembangunan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor properti hunian di kawasan penyangga Jakarta yang dinilai masih memiliki potensi pengembangan cukup besar.

Berita Lainnya

  • Baca juga: 5 Fakta Satu Keluarga Tertimpa Kontainer: Sosok Teladan, Baru Selesai Syukuran Anak Hafal Al Quran
  • Baca juga: BERITA FOTO Pengunjung Penuhi Kota Tua Meriahkan Jakarta Light Festival Sambut Imlek
  • Baca juga: Atlet Junior Panahan Asal Jakarta Borong 4 Emas di Ajang Internasional ASCI Open 3
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.