TRIBUNMANADO – Kawasan pesisir Malalayang hingga Boulevard Manado kini tampak bersolek.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar aksi bersih-bersih masif bertajuk Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Jumat (20/2/2026).
Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, turun langsung memimpin ratusan personel yang terdiri dari ASN dan petugas lintas instansi.
Sejak pagi hari, mereka menyisir garis pantai, memungut sampah plastik di sela bebatuan, serta merapikan fasilitas publik di kawasan Malalayang dan sepanjang Boulevard.
Gerakan ini bukan sekadar rutinitas Jumat pagi. Pemprov Sulut menargetkan kawasan Malalayang dan area LOS (Length of Stay) menjadi “Etalase Pariwisata Bersih” yang mampu bersaing di kancah internasional.
Di sela kegiatan, Mailangkay menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan ruang publik yang bersih dan nyaman.
“Gerakan ASRI adalah komitmen nyata. Kita ingin menghadirkan ruang publik yang tidak hanya indah dipandang, tapi juga sehat dan nyaman untuk semua orang,” tegasnya.
Kawasan pesisir Manado dipilih karena memiliki peran strategis. Selain menjadi pusat olahraga dan rekreasi warga, wilayah ini juga menjadi titik pertama yang dinilai wisatawan saat berkunjung ke Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.
Menurut Mailangkay, kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.
“Lingkungan yang bersih akan memperpanjang waktu kunjungan atau length of stay wisatawan. Jika wisatawan tinggal lebih lama, maka perputaran ekonomi, khususnya UMKM di sekitar pantai, ikut meningkat,” jelasnya.
Gerakan ASRI ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya budaya hidup bersih secara nasional.
Di bawah komando Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling, dan Wagub Victor Mailangkay, Sulawesi Utara berupaya menjadi pionir dalam implementasi gerakan kebersihan yang berdampak luas.
“Pesisir adalah wajah kita. Kalau wajahnya kotor, orang segan datang. Melalui Gerakan ASRI, kita bangun budaya kolektif agar bersih-bersih ini tidak berhenti hari ini saja, tapi menjadi gaya hidup,” pungkas Mailangkay (Ren)
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini