Dilansir TribunWow.com, lewat akun X @alderbyshow, media Alderby mengunggah sejumlah momen kericuhan setelah laga Persib Bandung, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat, Rabu (18/2/2028).
Dalam video itu, tampak wasit lari terbirit-birit ke ruang ganti setelah laga berakhir 1-0, lantaran Bobotoh turun ke lapangan.
Baca juga: Persib Bandung Vs Persita Tangerang: Ajang Pelampiasan Bojan Hodak Cs seusai Tersingkir dari ACL Two
"Fans Persib Indonesia menyerbu lapangan untuk menyerang wasit Saudi, Majed Al-Shamrani, setelah pertandingan berakhir hari ini melawan Ratchaburi Thailand di babak 16 besar AFC. Meskipun tim Thailand kalah 0-1, mereka tetap lolos berkat kemenangan 3-0 di leg pertama," tulisnya.
Media itu juga turut mempertanyakan manajemen risiko pertandingan, lantaran keselamatan wasit dan pemain tim tamu terancam.
Uniknya, di kolom komentar, sebagian netizen Timur tengah justru mengulik keburukan wasit Majed Al-Shamrani.
Mereka menilai wasit Majed Al-Shamrani memang bermasalah, bahkan saat memimpin pertandingan di Timur Tengah.
"Wasit dari Al-Hilal pantas menerima semua kesalahan yang kita tuduhkan kepadanya, dan apa yang didapatnya bahkan lebih buruk," ujar @Sulaima60171483.
"Nasrawi (Pendukung Al-Nassr)... Demi Allah, dia adalah wasit paling gagal di dunia… benar-benar tidak kompeten,” kata @ameer_alnhl.
"Si pengecut itu melarikan diri, dan ini membuktikan bahwa dia adalah wasit yang tidak layak dan tidak berkualifikasi untuk pertandinan liga internasional. Semoga Tuhan melaknatnya," kata @faresnagd0.
"Kabur, ini bukti bahwa para pengadil kita gagal dan telah mempermalukan kita," kata @Dr_AltasanSaleh.
"Majed Al-Shamrani, kesayangan si sapi," ujar @abufays1434241.
"Orang yang melarikan diri adalah orang yang akhirnya matanya terbelalak di hadapan sang bos," ujar @azezquhaiz.
Baca juga: Persikmania Serbu Persik Kediri seusai Digilas Bhayangkara: Pemain Loan dari Persib Bernasib Kontras
Ada 7 keputusan kontroversial yang dilakukan oleh wasit asal Arab Saudi, Majed Al-Shamrani.
Paling mencolok tentu saja direct red card yang langsung diberikan wasit Majed Al-Shamrani ke winger Persib Bandung, Uilliam Barros.
Padahal, pelanggaran yang dilakukan Uilliam Barros masih jauh dari pertahanan Persib Bandung dan tak berpengaruh apa pun.
Keputusan krusial itu juga diambil wasit Majed Al-Shamrani tanpa melalui checking VAR terlebih dahulu.
Padahal, keputusan itu merugikan tuan rumah dan mengubah jalannya laga yang awalnya sempat didominasi Persib Bandung.
Selain itu, ada enam dosa besar lain yang dirangkum TribunWow.com di lakukan oleh wasit Majed Al-Shamrani.
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil dari Wasit Majed Al Shamrani:
Nama Lengkap : Majed Mohammed Al-Shamrani
Tanggal Lahir : 8 Desember 1989
Usia : 36 tahun
Kewarganegaraan : Arab Saudi.
Tercatat, ada dua partai penting Timnas Indonesia kelompok usia yang berakhir tragis saat laga dipimpin wasit Majed Al Shamrani.
Berikut ulasannya:
1. Timnas U23 Indonesia di Perebutan Juara Ketiga AFC U23 2024
Pertama, saat Timnas U23 Indonesia bertarung di perebutan posisi ketiga AFC U23 2024 lalu.
Anak asuh Shin Tae-yong bentrok dengan Timnas U23 Irak di Abdullah bin Khalifa Stadium.
Dalam laga itu, wasit Majed Al Shamrani berikan 4 kartu kuning untuk Timnas U23 Irak.
Sementara Timnas U23 Indonesia diganjar 3 kartu kuning.
Akhir laga, Timnas U23 Indonesia gagal tempati posisi ketiga dan gagal bertarung di babak play off Olimpiade Paris 2024 lalu.
2. Final SEA Games 2019
Kedua ada di laga krusial lainnya yakni final SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium, Filipina pada Selasa (10/12/2019) lalu.
Saat itu, Timnas U22 Indonesia yang dipimpin Indra Sjafrie kalah dengan skor telak 0-3 di partai final kontra Vietnam.
Dalam laga itu, hanya satu kartu kuning yang diberikan wasit Majed Al Shamrani masing-masing untuk Timnas U22 Indonesia dan Vietnam.
Pemain Timnas U22 Indonesia yang mendapatkan kartu kuning yakni Firza Andika.
Dan untuk pemain Vietnam yang mendapatkan kartu kuning yakni Nguyen Hoang-trong.
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah/Adi Manggala S)