Jadwal Waktu Buka Puasa 3 Ramadan 1447 H Hari Ini Sabtu 21 Februari 2026 di Manado, Bitung, Tomohon
Indry Panigoro February 21, 2026 08:44 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut Jadwal Imsakiyah dan waktu buka puasa 3 Ramadan 1447 H hari ini Sabtu Februari 2026 khususnya di wilayah Kota Manado, Tomohon dan Bitung.

Manado, Tomohon dan Bitung merupakan tiga dari 15 kabupaten kota yang ada Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Jarak dari pusat kota Bitung ke pusat Kota Manado (Zero Point) adalah sekitar 51,7 km km yang bisa ditempuh dengan berkendara sekitar 52 menit menggunakan kendaraan bermotor lewat Jalan Tol Manado - Bitung.

Sementara jarak dari pusat kota Tomohon ke pusat Kota Manado (Zero Point) adalah sekitar 30 km km yang bisa ditempuh dengan berkendara sekitar 45 menit menggunakan kendaraan bermotor lewat Jalan Raya Tomohon-Manado (via Tinoor).

Kembali ke jadwal imsakiyah dan buka puasa, jadwal ini diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama dan disusun berdasarkan perhitungan hisab serta rukyat sesuai kaidah falakiyah dengan menggunakan data ephemeris.

Dalam jadwal tersebut juga telah ditambahkan ihtiyath (kehati-hatian) selama 2 menit guna memastikan ketepatan waktu pelaksanaan ibadah.

Melalui jadwal ini, umat Muslim di Manado, Tomohon dan Bitung dapat mengetahui waktu imsak, salat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa selama Ramadan 1447 H.

Bagi Anda yang berada di wilayah Kota Manado, Tomohon dan Bitung silahkan simak jadwal imsak dan buka puasa berikut ini:

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 H Sabtu 21 Februari 2026 di Kota Bitung

  • Imsak: 04:25 Wita
  • Subuh: 04:35 Wita
  • Terbit: 5:48 Wita
  • Dzuhur: 11:57 Wita
  • Ashar: 15:13 Wita
  • Magrib: 17:59 Wita (buka puasa)
  • Isya: 19:08 Wita

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 H Sabtu 21 Februari 2026 di Kota Tomohon

  • Imsak: 04:25 Wita
  • Subuh: 04:35 Wita
  • Terbit: 5:53 Wita
  • Dzuhur: 11:56 Wita
  • Ashar: 15:13 Wita
  • Magrib: 17:59 Wita (buka puasa)
  • Isya: 19:08 Wita

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 H Sabtu 21 Februari 2026 di Kota Manado dan Sekitarnya

  • Imsak: 04:26 Wita
  • Subuh: 04:36 Wita
  • Terbit: 5:49 Wita
  • Dhuha: 6:16 Wita
  • Dzuhur: 11:56 Wita
  • Ashar: 15:13 Wita
  • Magrib: 17:59 Wita (buka puasa)
  • Isya: 19:08 Wita

Roti Kukus, Menu Ramadan Unik, Hanya Ada Sekali Setahun di Kampung Arab Manado Sulawesi Utara

Bulan Ramadhan2026 tiba.

Roti kukus muncul lagi di kampung Arab, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Roti itu unik. 

Hanya muncul sekali setahun yakni saat bulan Ramadan. 

Itu pun hanya di kampung Arab Manado. 

Diketahui roti kukus disebut sebagai peninggalan para saudagar Arab yang masih dipertahankan para turunannya di Manado. 

Dalam perkembangannya, roti kukus telah berasimilasi dengan budaya lokal, dengan masuknya ikan Cakalang dan rasa pedas dalamadonannya. 

Kampung Arab berada di pusat kota. 

Berjarak sekitar 3 kilometer dari kantor Walikota Manado. 

Dari bandara Sam Ratulangi, berjarak sekitar 10 kilometer. 

Tribunmanado.co.id menyambangi kampung Arab Manado di Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulut, Kamis (19/2/2026). 

Tribun bertemu dengan Neelam.

Ibu ini pemilik kedai Nasi Kebuli Kedai Neelam yang berlokasi di tengah - tengah kampung Arab. 

Saat itu dirinya tengah membuat Roti kukus di bagian depan rumahnya. 

Duduk di sebuah kursi, di hadapannya ada meja. 

Di atas meja itu ada adonan roti kukus.

"Yang ini adonan roti, yang ini pampis," kata dia menunjuk dua piring di atas meja. 

Neelam menuturkan, ia selalu membuat roti kukus di bulan Ramadhan. 

Roti tersebut disajikan dalam buka puasa bersama keluarga. 

"Rasanya tak afdol kalau buka puasa tanpa ada roti kukus," katanya. 

Ia menuturkan, roti kukus buatannya adalah warisan keluarga. 

Resepnya didapat dari ibu mertua. 

"Ibu mertua mungkin dapat dari orang tuanya, ini resep turun temurun," katanya. 

Sebut dia, adonan roti terbuat dari tepung dan telur. 

Sedang isinya adalah campuran dari mi hun, cakalang fufu, barang merah dan putih tumis serta daun selasi. 

"Saat akan dikukus disiram dengan air santan, saat akan dimakan juga disiram santan kental," kata dia. 

Neelam mengaku tidak menjual roti kukus.

Ia membuatnya untuk disajikan pada keluarga. 

"Saya biasa buat 20 - an biji, kalau ada lebih saya kasih ke orang lain," katanya. 

Amatan Tribunmanado.com, roti kukus memang adalah menu yang mendapat tempat spesial di kalangan penjual kue Ramadhan di Kampung Arab. 

Roti itu biasa ditaruh di tempat atas. 

"Biasanya kami jual juga, tapi kalau jam segini belum ada, roti tersebut masih sedang dibuat, nanti siang akan di drop kemari," kata seorang penjual.

Sebut dia, penggemar roti kukus tak hanya warga kampung Arab. 

Tapi juga dari wilayah lainnya. Bahkan banyak warga non Muslim yang turut beli. 

Awan, seorang warga mengaku selalu beli roti kukus di bulan Ramadhan. 

"Harganya murah hanya 2500 per potong, rasanya manis, asam dan pedas, seru lho," katanya. (Ind/Art) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.