TRIBUNNEWS.COM - Jadwal imsakiyah ramadhan untuk Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu, 22 Februari 2026.
Pemerintah resmi menetapkan awal puasa lewat sidang isbat pada Kamis (19/2/2026). Berbeda dengan penetapan Muhammadiyah, awal puasa jatuh pada Rabu (18/2/2026) sesuai Maklumat Pimpinan Pusat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.
Waktu imsak di Kota Padang untuk 22 Februari 2026, yakni pukul 05.02 WIB. Disusul azan subuh berkumandang pukul 05.12 WIB.
Selanjutnya waktu salat Dhuhur pukul 12:36 WIB dan Ashar pada 15:50 WIB.
Waktu berbuka puasa atau azan magrib berkumandang pada pukul 18:39 WIB, berikutnya waktu isya 19:48 WIB.
Mengutip Ramadan Kebaikan Melokal, berikut jadwal lengkap imsakiyah Kota Padang pada Minggu, 22 Februari 2026:
Imsak: 05:02 WIB
Subuh: 05:12 WIB
Terbit: 06:25 WIB
Dhuha: 06:52 WIB
Dhuhur: 12:36 WIB
Ashar: 15:50 WIB
Magrib: 18:39 WIB
Isya: 19:48 WIB
Baca juga: Urutan Buka Puasa Sesuai Sunah Rasul, Jangan Sampai Terbalik
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَ الَى
Latin: Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya: "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
2. Niat Berpuasa Satu Bulan
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala."
Berikut adalah dua versi doa berbuka puasa:
1. Doa Buka Puasa yang Dibaca Secara Umum
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang."
2. Doa Berbuka Puasa (Riwayat Abu Daud)
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah."
(Tribunnews.com/Ayu)