TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Sebanyak 20 satuan pendidikan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sasaran program Peningkatan Kualitas Pendidikan Sekolah IKN periode 2025–2027.
Program ini merupakan kolaborasi antara Otorita IKN dan Tanoto Foundation untuk memperkuat fondasi pendidikan dasar di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Dari total tersebut, 10 merupakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 10 lainnya Sekolah Dasar (SD).
Intervensi yang dilakukan tidak hanya menyentuh peningkatan kompetensi guru, tetapi juga manajemen sekolah hingga pelibatan orang tua dalam proses pembelajaran.
Baca juga: OIKN Gandeng Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani Ingin Kembangkan Pendidikan di IKN Nusantara
Fokus program mencakup peningkatan kapasitas pedagogi guru melalui pelatihan pembelajaran berbasis praktik baik di kelas.
Selain itu, penguatan kepemimpinan dan tata kelola sekolah juga menjadi bagian penting agar kualitas pendidikan dasar meningkat secara berkelanjutan.
Pelibatan keluarga dilakukan melalui program Duta Orang Tua Sahabat Anak (OTSAB).
Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, sehingga pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di lingkungan rumah.
Baca juga: OIKN Pertegas Transformasi Pendidikan di IKN Nusantara via Pameran Gelar Karya
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyatakan keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan.
"Pendidikan tidak hanya melalui peran guru, tetapi juga menjadikan orang tua sebagai rumah paling awal bagi proses belajar anak,” ungkapnya Minggu (22/2/2026).
Kolaborasi ini kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.
Pada tahun sebelumnya, tercatat 20 kegiatan pendampingan telah dilakukan di jenjang PAUD dan Sekolah Dasar di kawasan Nusantara.
Baca juga: Alasan Hadirnya SDN 020 Sepaku jadi Simbol Revolusi Pendidikan di IKN Nusantara
Selain penguatan kapasitas sumber daya manusia, program ini juga mendistribusikan 1.260 eksemplar buku bacaan bermutu ke 10 sekolah sebagai upaya mendukung peningkatan literasi siswa.
Regional Lead Kalimantan Tanoto Foundation, Roselina Ping Juan, menegaskan pendekatan yang diterapkan bersifat menyeluruh di tingkat sekolah.
“Semua guru dan kepala sekolah didampingi agar kualitas sekolah meningkat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)