Rumah di Buyut Cirebon Ludes Terbakar, Barang Berharga Hangus, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Seli Andina Miranti February 22, 2026 01:11 PM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Si jago merah ngamuk di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Sebuah rumah tinggal di Blok Kemaen RT 002 RW 008, Desa Buyut, ludes dilalap api dalam waktu hampir dua jam, pada Sabtu (21/2/2026) malam.

Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga bernama Akmadi pada pukul 21.10 WIB.

Baca juga: Petasan Imlek Diduga Picu Kebakaran Gudang Bungkil Sawit di Cirebon, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Hanya berselang tiga menit, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon langsung meluncur ke lokasi.

Kabid Kedaruratan DPKP Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah dalam kondisi membesar.

“Kami menerima laporan pukul 21.10 WIB. Pukul 21.13 WIB anggota dan armada langsung berangkat. Saat tiba di lokasi pukul 21.23 WIB, api sudah sangat besar,” ujar Eno Sudjana melalui keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2026) dini hari.

Rumah milik Didi Sulasti tersebut diduga terbakar akibat korsleting listrik di bagian tengah bangunan.

Kondisi rumah yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian.

“Menurut informasi warga sekitar, kebakaran diduga dari konsleting listrik yang berada di tengah rumah. Karena model bangunan tua dengan dominasi kayu, api menjalar sangat cepat ke bagian belakang dan samping hingga melalap seisi rumah,” ucapnya.

Dalam dokumentasi video yang dibagikan petugas, suasana lokasi tampak gelap dan dipenuhi asap tebal. 

Petugas Damkar terlihat berjibaku menyemprotkan air ke titik api di dalam ruangan yang sudah hancur. 

Puing-puing bangunan berserakan di lantai, sementara kobaran api masih menyala di beberapa sudut.

Tak hanya itu, petugas juga menghadapi kendala keterbatasan sumber air.

Bahkan, satu unit mobil pemadam sempat kehabisan suplai dan harus melakukan pengisian ulang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Pabrik Plastik di Babakan Ciparay Bandung, Asap Terlihat hingga Buahbatu

“Untuk mengantisipasi kekurangan air dan penjalaran api ke bangunan lain, kami meminta bantuan tambahan dua armada pancar dari Sektor Weru dan satu armada dari Sektor Palimanan. Total empat armada pancar dari tiga sektor kami kerahkan,” jelas dia.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.30 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 23.59 WIB.

Secara keseluruhan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih dua jam.

“Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan hingga pukul 23.59 WIB, kami lakukan pengecekan lokasi dan dipastikan aman. Anggota kemudian kembali ke sektor masing-masing untuk siaga,” katanya.

Luas bangunan yang terbakar mencapai kurang lebih 700 meter persegi.

Sejumlah barang berharga seperti televisi, kulkas, tempat tidur dan material lain yang mudah terbakar hangus tak tersisa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Unsur yang terlibat dalam proses pemadaman antara lain anggota Polsek Gunungjati, Koramil Gunungjati, perangkat desa, serta koordinasi dengan pihak PLN untuk memadamkan aliran listrik demi keamanan petugas.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa.

“Kami mengingatkan warga agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak menggunakan sambungan berlebihan. Pencegahan sangat penting agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebakaran, Damkarmat Kabupaten Sukabumi Lakukan Pelatihan Dan Simulasi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.