TRIBUNLOMBOK.COM - Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026 mengungkap prakiraan pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran tahun 2026 adalah sebesar 50,60 persen penduduk atau 143,91 Juta Orang.
Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi tujuan favorit pertama nasional dengan perkiraan jumlah orang bergerak mencapai 38,71 juta.
Jawa Tengah juga merupakan salah satu Provinsi asal favorit nasional sebesar dengan potensi pergerakan sebanyak 16,57 juta orang.
Adapun Kabupaten-Kota di Jawa Tengah mendominasi tujuan favorit nasional karena merupakan daerah asal bagi masyarakat perantau seperti Kabupaten Kebumen dengan prakiraan pergerakan masyarakat sebesar 867.000 orang.
Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi asal favorit nasional terbesar nomor tiga, sebesar 17,12 Juta Orang.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Rabu 18 Maret, Arus Balik 24 Maret
Provinsi Jawa Timur juga merupakan Provinsi tujuan mudik favorit nasional nomor 2, sebesar 27,29 Juta Orang.
Adapun Kota Surabaya termasuk dalam Kabupaten - Kota tujuan favorit nasional dengan prakiraan pergerakan masyarakat sebesar 732 Ribu Orang.
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu tujuan utama pergerakan masyarakat pada masa libur Lebaran, baik untuk mudik maupun wisata.
Provinsi Banten termasuk dalam lima besar teratas provinsi asal pergerakan masyarakat, yaitu sebanyak 11,17 juta orang.
Selain itu, di Provinsi Banten juga terdapat simpul transportasi terpadat berupa pelabuhan penyeberangan dan bandara.
Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi akan menjadi salah satu pelabuhan penyeberangan tujuan terpadat secara nasional pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Selain itu, menurut hasil survei, Provinsi Lampung masuk dalam lima besar provinsi tujuan favorit dari wilayah Jabodetabek dengan perkiraan pergerakan masyarakat sebesar 778 ribu orang.
Sebagai pelabuhan asal, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mencapai angka 813 ribu orang.
Sebagai pelabuhan tujuan, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mencapai angka 2,94 juta orang.
(*)