Dua Pengeroyokan Terjadi di Gresik saat Sahur, Pelajar jadi Korban di GKB
Dyan Rekohadi February 22, 2026 11:32 PM

 


SURYA.CO.ID, GRESIK - Sahur berdarah terjadi di Kabupaten Gresikdi saat bulan Ramadan. 

Aksi pengeroyokan terjadi di dua wilayah berbeda pada Minggu (22/2/2026) dinihari.

Korban dilaporkan mengalami luka-luka akibat pengeroyokan yang dilakukan kelompok tertentu. 

Baca juga: Rumah di Gresik Dibobol Saat Tarawih, Perhiasan dan Uang Puluhan Juta Amblas

 

Pengeroyokan di SPBU Legundi

Aksi pengeroyokan terjadi di kawasan SPBU Legundi, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, saat warga tengah menunggu patroli sahur. 

Aksi berdarah itu berlangsung sekitar pukul 02.45 WIB.

Tiba-tiba dari arah barat ke timur, datang sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah lebih dari 10 orang.

Sesampainya di sisi timur SPBU, kelompok tersebut berbalik arah menuju kerumunan warga hingga memicu keributan.

Dalam insiden tersebut, satu remaja dilaporkan menjadi korban setelah terkena sabetan senjata tajam.

Selain itu, beberapa warga lainnya juga dilaporkan mengalami pemukulan sebelum kelompok tersebut kembali bergerak ke arah barat.


Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram membenarkan adanya kejadian tersebut. 

“Korbannya masih anak di bawah umur. Saat ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik,” ujarnya.

Baca juga: Satu DPO Pelaku Pengeroyokan di Pantura Gresik Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lainnya

Pelajar Dikeroyok 3 Orang di GKB

Aksi pengeroyokan juga terjadi di Manyar. Tepatnya di wilayah Gresik Kota Baru (GKB), pada waktu yang hampir bersamaan dengan pengeroyokan di SPBU Legundi.

Seorang remaja dilaporkan menjadi korban dugaan pengeroyokan dalam perjalanan setelah diajak temannya menuju kawasan GKB.

Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian tersebut.

Namun, informasi yang dihimpun SURYA.CO.ID, korban masih pelajar.

Saat kejadian, korban diduga dipepet tiga orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Dalam kejadian tersebut, korban diduga ditendang hingga menabrak bundaran trotoar jalan, kemudian dipukuli, dan sepeda motornya dirusak oleh pelaku.

Saat ini mendapatkan perawatan medis di RS Ibnu Sina.

Kapolsek Manyar Iptu M. Gifari Syarifuddin saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut. 

“Semalam sudah dilimpahkan ke Polres,” ujarnya singkat

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.