Kota Osaka, Jepang menerima sumbangan anonim berupa 21 kilogram emas batangan senilai Rp 60 miliar untuk memperbaiki sistem pipa air yang sudah menua.
SERAMBINEWS.COM, OSAKA - Kota Osaka, Jepang menerima sumbangan luar biasa berupa 21 kilogram emas batangan senilai sekitar Rp 60 miliar.
Donasi anonim ini diberikan untuk memperbaiki sistem pipa air kota yang sudah menua.
Wali Kota Osaka, Hideyuki Yokoyama mengaku, sempat terkejut dengan jumlah sumbangan yang sangat besar.
Namun ia menegaskan, bahwa bantuan tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk perbaikan infrastruktur vital.
Masalah pipa air bukan hanya terjadi di Osaka, melainkan di banyak kota besar di Jepang.
Lebih dari 20 persen jaringan pipa air di negeri itu telah melewati masa pakai legal 40 tahun.
Baca juga: Termasuk Osaka-Jepang, Berikut 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2022, Adakah Tempat Impian Anda?
Akibatnya, kebocoran dan kerusakan sering terjadi, bahkan kadang kerap menimbulkan tragedi.
Seperti runtuhan jalan di Prefektur Saitama pada tahun lalu, yang menewaskan seorang pengemudi truk.
Pemerintah Jepang berupaya mempercepat penggantian pipa, tetapi keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama.
Sumbangan emas ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan simbol kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan layanan publik.
Donatur misterius sebelumnya juga pernah menyumbang uang tunai untuk proyek pengairan kota.
Dengan populasi hampir tiga juta jiwa, Osaka sebagai pusat komersial Kansai sangat bergantung pada sistem air yang andal.
Baca juga: Donatur Program Geubibu Capai 2.000 Orang, Tiap Jumat Ipda Irvan Bagi Nasi 100 Kotak ke Warga Miskin
Donasi ini menunjukkan bahwa partisipasi warga, meski anonim, dapat menjadi dorongan penting dalam mengatasi krisis infrastruktur.(*)